Kunjungi Timex, Kapolda: NTT Aman, Tingkat Kejahatan Turun | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kunjungi Timex, Kapolda: NTT Aman, Tingkat Kejahatan Turun


CINDERAMATA. Dirut Timex, Sultan Eka Putra (kanan) menyerahkan bingkai berisi berita dan karikatur Kapolda NTT saat pertama bertugas di Polda NTT yang dipublish Timex, di Graha Pena Timex, Senin (14/10). (FOTO: Marthen Bana/TIMEXKUPANG.com)

PERISTIWA/CRIME

Kunjungi Timex, Kapolda: NTT Aman, Tingkat Kejahatan Turun


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT, Irjen Pol. Drs. Hamidin berkesempatan menyambangi kantor Timor Express (Timex) di Gedung Graha Pena, Jl. Piet A. Tallo, Liliba, Senin (14/10). Jenderal polisi bintang dua yang resmi menerima tongkat komando sebagai orang nomor satu di Polda NTT pada Jumat, 13 September 2019 lalu itu tiba di Graha Pena disambut Direktur Utama Timex, Sultan Eka Putra didampingi Direktur, Haeruddin dan sejumlah pimpinan bagian.

Didampingi beberapa pejabat utama Polda NTT, Irjen Hamidin mengatakan bahwa, sejak tiba dan berkantor pertama di Polda NTT, Rabu (18/9), ia telah mengunjungi beberapa polres jajaran di beberapa daerah di bumi Flobamora.

Setelah sebulan menjabat sebagai Kapolda NTT, demikian Hamidin, hasil evaluasi tingkat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam sepuluh bulan tahun ini dibanding 10 bulan tahun 2018 lalu, terjadi penurunan.

“Saya melihat dan mengevaluasi, situasi keamanan di NTT dapat dikatakan cukup aman. Jumlah kejahatan menurun. Ini perbandingan jumlah kejahatan dalam 10 bulan berjalan tahun ini dibandingkan dengan kasus 10 bulan tahun lalu,” kata Kapolda.

Irjen Hamidin menambahkan, penurunan ini diikuti dengan meningkatnya Crime Clearance. Artinya ada kenaikan jumlah penanganan atas kasus kejahatan yang diselesaikan oleh kepolisian.

Meski demikian, Hamidin tak menampik bahwa kasus-kasus seperti pencurian ternak dan kesusilaan masih ada. “Kalau kasus terorisme sedikit sekali. Ini menjadi modal dasar bagi saya dalam mengonsepkan kerja-kerja saya di NTT,” kata mantan Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) ini.

NTT, lanjut Hamidin, merupakan daerah berkembang. Industri dan tourisme berkembang luar biasa. NTT jadi daya tarik yang luar biasa, khususnya turis manca negara.

Hamidin mengaku ia baru saja mengunjungi beberapa wilayah di NTT, misalnya ke Wae Rebo di Manggarai, ke Taman Wisata Bu’at dan ke Kolbano di TTS. Di daerah-daerah ini, Hamidin mengaku alamnya luar biasa. “Waktu ke Wae Rebo, saya ketemu orang Jerman, orang Prancis dan Inggris. Saya tanya mereka tau daerah ini dari mana, mereka sebut dari informasi-informasi personal. Mereka begitu kagum bahwa Indonesia itu sangat luar biasa. Saya lalu foto dan unggah ke instagram saya, dalam waktu beberapa menit saja yang mengikuti IG saya luar biasa jumlahnya,” urainya.

Hamidin menegaskan apa yang dilakukannya bagian daripada mewujudkan polisi modern. Polisi modern, kata Hamidin, jangan hanya fokus menangani masalah kejahatan saja. Tapi lebih dari itu harus bisa menjual potensi pariwisata di daerahnya masing-masing.
“Saya sempat ke Bu’at, Kolbano dan beberapa tempat lain di TTS. Kita yang harus jual potensi daerah ini. Polisi jangan hanya tangani kejahatan tetapi jual kekayaan alam yang ada,” tegasnya sambil memperlihatkan akun IG pada handphone miliknya yang mendapat respon para pengikutnya.

Menurut Hamidin, hal yang jadi kendala dalam menjual pariwisata yakni hanya mengandalkan pemerintah. Padahal, setiap masyarakat punya peran untuk menjual potensi pariwisata yang ada.

Terkait dengan media, sosok yang aktif menulis di media juga blog ini mengaku bahwa dalam menjalankan tugasnya, kepolisian membutuhkan peran media. Karena itu, Kapolda berharap peran Timex agar bersama membantu Polda NTT dalam memerangi berbagai kasus kejahatan dan ikut memberi pencerahan agar masyarakat tidak terjebak dalam kasus kejahatan yang berulang.

Sebelumnya, Dirut Timex, Sultan Eka Putra menyampaikan penghargaan dan terima kasih karena ditengah kesibukan menjalankan tugas sebagai Kapolda, Irjen Hamidin menyempatkan waktu hadir di Graha Pena.

Sultan juga mengapresiasi Kapolda karena mengizinkan agar rubrik Hallo Kapolda di Timex yang sudah berjalan pada beberapa jabatan Kapolda kembali berlanjut.

Menurut Sultan, apa yang dilakukan ini merupakan bagian dari peran media (Timex) dalam menjembatani masyarakat dengan kepolisian.

“Kita menciptakan rubrik Hallo Kapolda ini tujuannya agar Polri dan masyarakat ada konunikasi dua arah. Meski Kapolda tidak bertemu langsung dengan masyarakat, tapi masyarakat tahu bahwa keluhan-keluhan mereka mengenai persoalan Kamtibmas di wilayah ini direspon langsung oleh Kapolda. Jadi intinya, Timex jadi perantara antara Kapolda dan masyarakat,” urai Sultan. (aln)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top