Mual dan Muntah-muntah, 14 Warga SoE Dilarikan ke RSUD SoE | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Mual dan Muntah-muntah, 14 Warga SoE Dilarikan ke RSUD SoE


DIRAWAT. Korban yang diduga mengalami keracunan bubur ayam menjalani perawatan di RSUD SoE, Minggu (13/10). (FOTO: YOPI TAPENU/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Mual dan Muntah-muntah, 14 Warga SoE Dilarikan ke RSUD SoE


SOE, TIMEXKUPANG.com–Sebanyak 14 orang warga Kota SoE, Minggu (13/10) siang dilarikan ke RSUD SoE. Belasan warga ini mengalami mual dan muntah-muntah air menyantap bubur ayam yang dijual penjaja bubur ayam keliling, Supranoto. Ke-14 warga ini diduga mengalami keracunan.

Angelita Longa, 15, salah satu korban kepada wartawan di IGD RSUD SoE mengatakan, ia membeli bubur yang dijual Supranoto sekira pukul 09.00 Wita. Enam jam kemudian, sekira pukul 15.00 Wita ia mulai merasakan mual, kemudian muntah. Tidak hanya itu, melainkan ia mengalami mencret dan sakit kepala yang luar biasa.

Akibat kondisinya yang semakin memburuk, keluarga melarikan Angelita ke IGD RSUD SoE untuk mendapat pertolongan medis. Saat tiba di IGD RSUD SoE, rupanya bukan ia sendiri yang merasa mual, muntah, mencret dan sakit kepala. Ternyata banyak masyarakat yang mendatangi RSUD SoE dengan keluhan serupa. Rupanya warga yang sudah lebih dulu masuk rumah sakit ini juga mengonsumsi bubur ayam milik Supranoto. “Baru kali ini saya alami begini, padahal saya sudah biasa beli bubur ayam dari Supranoto,” ujar Angelita.

Direktur RSUD SoE, Ria Tahun ketika dikonfirmasi Minggu (13/10), membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya terdapat 14 orang yang dilarikan ke IGD RSUD SoE, dengan dugaan mengalami keracunan makanan bubur ayam.

14 warga SoE yang diduga mengalami keracunan itu yakni, Zahira Najwa, 7, Aerilyn Belvania, 4, Angelita Longa, 15, Donita Tanesib, 27, dan Rifka Teodorus, 25. Selain itu ada Sofiati Paoh, 60, Samuel Longa, 9, Muh Yusuf, 4, Dina Sofian, 26, Aprilio Taek, 3, Amanda Fadilah, 12, Fety Anin, 22, Rifky Theodoris dan Dimas Aditya, 14.

“Kami sudah lakukan penanganan medis dengan maksimal dan saat ini semua korban kondisinya sudah mulai stabil. Dua orang korban rencanannya malam ini (Tadi malam, Red) juga sudah bisa dipulangkan,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Bupati TTS, Army Konay yang menyempatkan diri menjenguk para korban di IGD RSUD SoE mengatakan, penjualan makanan keliling memang sulit dikontrol. Karena itu, ke depan pihaknya berencana mengatur para penjual makanan akan dipusatkan di salah satu tempat sehingga mudah dikontrol.

Ia meminta kepada para penjual makanan di Kota SoE dan sekitarnya agar menjaga higienisitas makanan yang ditawarkan kepada konsumen. Hal itu dipandang penting, agar mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pemkab TTS melalui RSUD SoE melakukan penanganan maksimal dan informasi yang saya dapat, para pasien kondisinya sekarang sudah membaik. Selain itu, Dinas Kesehatan kami minta untuk keliling cari masyarakat yang sudah beli dan makam bubur ayam dari penjual itu,” kata Army. (yop/ays)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top