Undana Gelar PPM di Semau, Latih Bahasa Inggris untuk Guru Sekolah Minggu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Undana Gelar PPM di Semau, Latih Bahasa Inggris untuk Guru Sekolah Minggu


PENGABDIAN. Dosen dan mahasiswa FKIP Undana yang melakukan kegiatan PPM di Pulau Semau foto bersama Majelis Klasis Semau dan Majeliis Jemaat GMIT Imanuel Buhun, Desa Letbaun akhir pekan lalu. (FOTO: Istimewa)

PENDIDIKAN

Undana Gelar PPM di Semau, Latih Bahasa Inggris untuk Guru Sekolah Minggu


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melakukan pengabdian kepada masyarakat (PPM) di Pulau Semau, Kabupaten Kupang. PPM ini berlangsung dari Sabtu (30/11) dan berakhir Minggu (1/12).

Undana bekerja sama dengan Majelis Klasis GMIT Pulau Semau memberikan pelatihan Bahasa Inggris kepada guru sekolah minggu di tempat tersebut. Kegiatan itu berlangsung di Jemaat GMIT Imanuel Buhun, Desa Letbaun dengan sasaran 21 mata jemaat. PPM tersebut bertajuk Pengembangan Pembelajaran Bahasa Inggris Bagi Guru Sekolah Minggu (Gembala Bangsa).

Ketua Majelis Klasis Pulau Semau, Pdt. Jois Tule pada kesempatan itu mengatakan, keterampilan yang diperoleh para pengajar sekolah minggu tersebut sangat bermanfaat. Apalagi dengan tuntutan perubahan zaman saat ini. Baik dalam hal metode pengajaran sampai pada bahasa yang digunakan.

“Kami berharap kerja sama dengan Undana ini terus berlanjut untuk kegiatan-kegiatan berikutnya. Karena ini sangat berguna dan ini yang kami rindukan selama ini,” kata Jois yang didampingi Ketua Majelis Jemaat Imanuel Buhun, Pdt. Milson Nenotek.

Masih menurut Jois, Klasis Semau siap menjalin kerja saja dengan Undana dalam banyak sektor. Karena Pulau Semau saat ini membutuhkan sentuhan dari berbagai lini. Mulai dari infrastruktur, pelayanan kesehatan dan fasilitas pendidikan.

Sementara Milson Nenotek menambahkan, saat ini Klasis Semau sedang menyusun program kerja. Sehingga pengembangan keterampilan berbahasa Inggris bagi pengajar sekolah minggu akan dimasukan sebagai salah satu program kerja.

“Kami bersyukur dengan kegiatan ini. Ini menjadi perhatian bagi kami di klasis. Karena sekarang kami sedang susun program kerja klasis sesuai dengan hal-hal atau isu-isu yang berkembang dan menjadi kebutuhan kita,” kata Milson.

Menurut dia, saat ini Pulau Semau menjadi tempat tujuan wisata. Banyak orang berbondong-bondong ke Pulau Semau atau Nusa Bungtilu. Sehingga orang Semau harus mempersiapkan diri sebagai tuan rumah.

“Kalau kita tidak siap, maka kita hanya menonton. Kegiatan ini sangat penting untuk menyasar anak muda. Karena mereka yang akan menyiaplan generasi atau anak-anak PAR,” paparnya.

Dosen FKIP Undana, Gracia Otta pada kesempatan itu menjelaskan, karena kegiatan ini merupakan yang pertama di Pulau Semau, harus ada kelanjutannya. “Ini pilot project. Awal untuk Pulau Semau. Kalau berterima dengan baik maka kita akan rancang lebih besar lagi. Kami juga pernah bikin di Kupang namanya Gembala Brilian. Sasarannya di guru karena mereka yang akan menjadi gembala untuk anak-anak generasi kita,” jelas Gracia.

Dosen Bahasa Inggris ini datang bersama sejumlah mahasiswa untuk mendukung kegiatan tersebut. Menurut dia, setiap pengajar memiliki cara atau metode mengajar berbeda. Namun secara umum, tujuannya untuk membimbing dan membina iman dan karakter anak-anak PAR. (cel)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top