3.564 Warga Manggarai Dapat Sambungan Air PAM Gratis, Ini Kata Bupati | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

3.564 Warga Manggarai Dapat Sambungan Air PAM Gratis, Ini Kata Bupati


RESMIKAN. Bupati Manggarai, Deno Kamelus (Kedua kanan) didampingi Direktur PAM Tirta Komodo, Man Klemens (kedua kiri), tokoh masyarakat dan pejabat terkait membuka kran pertama sambungan rumah di Kampung Pong Meleng, Desa Mocok, Kecamatan Satar Mese, Selasa (3/12). (FOTO: Dok Humas PAM Tirta Komodo)

KABAR FLOBAMORATA

3.564 Warga Manggarai Dapat Sambungan Air PAM Gratis, Ini Kata Bupati


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 3.564 keluarga berpenghasilan rendah di Kabupaten Manggarai sudah bisa menikmati air minum bersih yang dibangun oleh pemerintah, melalui program pemasangan sambungan rumah (SR) secara gratis. Warga pun tak perlu jauh-jauh mengambil air, tinggal membuka kran, air mengalir.

Peresmian program SR itu telah dilakukan Bupati Manggarai, Deno Kamelus, bersama Perumda Air Minum (PAM) Tirta Komodo, di titik pertama kampung Pong Meleng, Desa Mocok, Kecamatan Satar Mese, Selasa (3/12). Jadwal selanjutnya di lokasi desa lain di Kabupaten Manggarai.

Humas PAM Tirta Komdo, Fian Rojer, dalam siaran pers yang diterima TIMEXKUPANG.com, Rabu (4/12) menjelaskan, Bupati Deno telah meresmikan program hibah air minum untuk masyarakat berpenghasilan rendah tahun 2019. Peresmian itu ditandai dengan kegiatan buka kran di enam titik.

Menurut Fian, pembukaan kran dimulai dari Pong Meleng, Desa Mocok, Kecamatan Satar Mese. Kegiatan peresmian itu nantinya akan berlanjut hingga 9 Desember 2019 dengan menyasar wilayah lain di delapan kecamatan. Buka kran pertama untuk putaran terakhir akan berlangsung di Desa Langke Majok, Kecamatan Satar Mese Utara.

Fian menyebutkan, mereka yang menerima manfaat program SR gratis di delapan kecamatan itu, yakni Langke Rembong sebanyak 484 SR, Cibal (52 SR), Kecamatan Ruteng (346 SR), Satar Mese (781 SR), Wae R’i (1.116 SR), Satar Mese Barat (40 SR), Satar Mese Utara (369 SR), dan Cibal Barat sebanyak 376 SR.

Mengutip pernyataam Direktur PAM Tirta Komodo, Man Klemens, kata Fian, program hibah air minum dalam bentuk SR kepada masyarakat berpenghasilan rendah itu akan secara konsisten dilakukan Pemkab Manggarai. “Untuk Provinsi NTT, kabupaten Manggarai merupakan satu-satunya kabupaten yang melaksanakan program itu. Secara konsisten dan pemasangan SR dilakukan dengan gratis. Itu karena komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai. Program ini ditujukan untuk meningkatkan akses air bersih kepada masyarakat berpenghasilan rendah secara adil dan merata,” jelas Man Klemens yang dikutip Fian.

PAM Tirta Komodo, demikian Fian, masih punya pekerjaan rumah ke depan, yakni meningkatkan cakupan wilayah pelayanan di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai. Di sisi lain, peningkatan debit air dari sumber mata air menjadi tantangan penting. Karena itu, Pemkab Manggarai bersama PAM Tirta Komodo terus berupaya mencari alternatif sumber mata air baru untuk peningkatan debit air kepada masyarakat pelanggan.

Sementara Bupati Deno Kamelus, selaku KPM pada PAM Tirta Komodo, menjelaskan, salah satu indikator terjadi pembangunan di suatu daerah, itu adanya perubahan. Baik dari sisi angka maupun fakta di lapangan.
Untuk pembangunan air minum bersih, lanjut Kamelus terjadi kemajuan dengan meningkatnya cakupan pelayanan dan warga yang terlayani.

Bupati Kamelus pun mengingatkan semua pihak, bahwa membangun Manggarai membutuhkan tahapan dan kerja yang terencana dengan baik. Tentu secara tegas Bupati Kamelus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Manggarai secara serius memberi perhatian pada pembangunan air minum bersih, yang merupakan hak dasar masyarakat.

“Salah satunya melalui pelaksanaan program hibah air minum untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Air itu hak dasar masyarakat dan yang paling merasakan adalah mama-mama atau ibu-ibu di dapur,” ungkap Bupati Kamelus.

Bupati Kamelus juga mengatakan, dirinya selalu menjelaskan dengan jujur apa yang terjadi kepada masyarakat sesuai fakta di lapangan. Program yang ada tentu bertujuan untuk meningkatkan akses air minum yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Itu sudah sesuai visi pembangunan jangka panjang daerah Kabupaten Manggarai 2005-2025 dan sesuai visi misi Bupati bersama wakilnya Viktor Madur, yakni memajukan derajat kesehatan masyarakat yang berkualitas dan merata. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top