Diduga Aniaya Istri Hingga Meninggal, David Lulu Jadi Tersangka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Diduga Aniaya Istri Hingga Meninggal, David Lulu Jadi Tersangka


Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Tatang Prajitno Panjaitan. (FOTO: Petrus Usboko/Timex)

PERISTIWA/CRIME

Diduga Aniaya Istri Hingga Meninggal, David Lulu Jadi Tersangka


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kasus meninggalnya Meri Pah, warga Desa Oerinbesi, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), yang diduga tewas terpanggang api akibat kebakaran rumah miliknya beberapa waktu lalu, kini memasuki babak baru.

Pasca diterimanya hasil autopsi dari tim dokter forensik Mabes Polri, penyidik langsung menetapkan David Lulu, suami korban sebagai tersangka. David dijadikan tersangka karena hasil autopsi memberi gambaran bahwa korban diduga kuat dianiaya oleh suaminya sendiri hingga meninggal dunia, bukan karena terbakar.

Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Tatang Prajitno Panjaitan kepada TIMEXKUPANG.com di Kefamenanu, Selasa (14/1) menuturkan, penyidik telah menetapkan status tersangka kepada David Lulu atas kasus kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Dikatakan, penetapan status tersangka terhadap David Lulu karena sesuai keterangan dari saksi yang merupakan anak kandung korban menyebutkan bahwa ia melihat langsung adanya tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh ayahnya terhadap sang ibu.

“Kasus ini sudah ada kejelasan. Suami korban (David Lulu, Red) yang terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia, karena itu dengan bukti-bukti yang ada, kita tetapkan sebagai tersangka,” ungkap Tatang.

Tatang mengatakan, penyidik telah merampungkan hasil pemeriksaan dari beberapa saksi dan juga hasil autopsi tim dokter Mabes Polri sehingga pihak penyidik telah melakukan pelimpahan tahap satu ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari TTU untuk diteliti.

Tatang berharap, JPU secepatnya memberikan petunjuk terhadap kasus tersebut apakah berkas yang dikirim sudah dinyatakan lengkap atau belum sehingga penyidik dapat menindaklanjutinya.

BACA JUGA: Hasil Otopsi Tim Forensik Mabes Polri, Meri Pah Diduga Meninggal Tak Wajar

“Penyidik sudah tahap satu. Kita menunggu saja petunjuk dari JPU apakah berkas yang dikirim sudah lengkap atau belum,” katanya.

Sementara, JPU Kejari TTU, Mario Situmeang kepada TIMEXKUPANG.com, Selasa (14/1) menjelaskan, pihaknya telah menerima pelimpahan berkas perkara tahap satu atas kasus kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan meninggalnya Meri Pah.

Dikatakan, dari berkas perkara yang diterima, JPU menyatakan belum lengkap sehingga pihaknya memberikan beberapa rekomendasi kepada penyidik untuk melengkapi sehingga dalam waktu dekat segera dilakukan tahap dua.

“Penyidik sudah tahap satu, namun ada petunjuk yang kita berikan kepada penyidik untuk lengkapi seperti periksa kejiwaan terhadap korban dan penambahan keterangan saksi-saksi,” kata Mario.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Tatang Prajitno Panjaitan ketika dikonfirmasi media ini, Senin (31/12/2019) menuturkan, penyidik Satreskrim Polres TTU telah menerima hasil autopsi terhadap jenazah Meri Pah, warga Desa Oerinbesi, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten TTU yang diduga meninggal akibat kebakaran.

Dikatakan, sesuai hasil autopsi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda yang mengarah bahwa korban diduga meninggal akibat kebakaran. Hasil uji dari 15 organ sampel yang diteliti itu tidak ditemukan adanya tanda-tanda meninggal dunia akibat kebakaran.

“Hasil autopsinya sudah ada. Tidak ada tanda-tanda korban meninggal akibat kebakaran. Paru-paru korban pun tidak ada asap sehingga korban diduga meninggal akibat tindak pidana lain,” tutur Tatang. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top