Pangkas 141 Jabatan Eselon III – IV, Ini Jabatan ASN yang Tak Kena Perampingan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pangkas 141 Jabatan Eselon III – IV, Ini Jabatan ASN yang Tak Kena Perampingan


MenPAN dan RB, Tjahjo Kumolo (Tengah). (FOTO: Istimewa)

NASIONAL

Pangkas 141 Jabatan Eselon III – IV, Ini Jabatan ASN yang Tak Kena Perampingan


Tersisa Tiga Jabatan Eselon III – IV

JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN dan RB), Tjahjo Kumolo menargetkan perampingan birokrasi di struktur pemerintahan pusat dan daerah tuntas tahun ini. Kebijakan ini untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan dan mempercepat pengambilan keputusan.

“Sehingga terbentuk birokrasi yang lebih dinamis dan profesional untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam mendukung pelayanan publik,” kata Tjahjo di Jakarta, Kamis (16/1).

Menurut Tjahjo, akselerasi penyederhanaan birokrasi akan dilakukan lima tahap. Tahap pertama nantinya akan dilakukan identifikasi jabatan administrasi pada unit kerja. Lalu pemetaan jabatan dan pejabat administrasi yang terdampak penyederhanaan birokrasi.

Tahap ketiga, pemetaan jabatan fungsional yang bisa ditempati oleh pejabat yang terdampak penyederhanaan birokrasi. Selanjutnya, penyelarasan tunjangan jabatan fungsional dengan tunjangan jabatan administrasi. Dan terakhir penyelarasan kelas jabatan administrasi ke jabatan fungsional.

Meski penyederhanaan birokrasi dilakukan di seluruh jajaran pemerintahan, menurut Tjahjo, ada beberapa jabatan yang tidak bisa dialihkan. Namun pengecualian itu dengan sejumlah persyaratan atau fungsi jabatan tersebut.

“Jabatan yang tidak terdampak penyederhanaan adalah yang memiliki tugas dan fungsi sebagai Kepala Satuan Kerja dengan kewenangan penggunaan anggaran atau pengguna barang/jasa,” ujarnya.

Jabatan lain yang tidak bisa dialihkan adalah memiliki tugas dan fungsi berkaitan dengan otoritas, legalisasi, pengesahan, persetujuan dokumen, atau kewenangan kewilayahan.

“Juga kriteria dan syarat lain yang bersifat khusus berdasarkan usulan masing-masing kementerian/lembaga kepada MenPAN-RB,” imbuh Menteri Tjahjo.

Pangkas 141 Jabatan Eselon III – IV

Sekretaris KemenPAN & RB, Dwi Wahyu Atmaji mengungkapkan, pihaknya telah lebih dahulu memetakan pengalihan jabatan. Sebelum diberlakukan di kementerian/lembaga lainnya, KemenPAN-RB sudah lebih dulu mengalihkan jabatan.

“KemenPAN-RB mengalihkan 141 jabatan eselon III dan IV ke jabatan fungsional. Kemudian disederhanakan sehingga menyisakan 3 jabatan eselon III dan IV, dengan rincian 1 jabatan eselon III dan 2 jabatan eselon IV,” terangnya di Jakarta, Kamis (16/1).

Penyederhanaan pejabat struktural hingga dua level adalah salah satu prioritas kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan struktur yang sederhana, perizinan investasi akan lebih cepat dan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di pusat dan daerah.

“Tantangan berikutnya adalah memastikan transformasi ini sesuai yang diinginkan presiden,” tegas Atmaji.

Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB, Setiawan Wangsaatmaja menjelaskan formulasi kebijakan, pemetaan jabatan di instansi pemerintah, serta implementasi pengangkatan jabatan fungsional ditargetkan selesai pasa Juni 2020. Kemudian, pertengahan hingga Desember 2020 akan dilakukan pengangkatan jabatan fungsional di kementerian/lembaga, serta pemetaan dan pengangkatan pejabat fungsional di daerah.

“Setelah tahun 2020, akan dilakukan monitoring,” ungkap Setiawan.

Dia melanjutkan tindak lanjut dari penyederhanaan ini adalah penataan organisasi dan pola kerja yang baru. Tentu akan berpengaruh pula dengan penataan formasi dan peta jabatan yang terkait dengan pola karier. Selain itu, pengalihan jabatan ini juga dibarengi dengan pola pengembangan kompetensi serta manajemen kinerja.

Struktur birokrasi di instansi pemerintah berpengaruh pada Global Competitiveness Index, yang menyempatkan Indonesia di posisi 50. Salah satu indikator indeks tersebut adalah human capital dan innovation ecosystem.

Dari sisi human capital, sebenarnya Indonesia masih saling kejar dengan Vietnam dan Thailand. “Inilah yang kita kuatir kalau birokrasi tidak disederhanakan, kita bisa terkejar oleh Vietnam,” tandas Setiawan.(esy/jpnn)

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top