Hotel Mario Borong Jadi Kantor Polres Matim Sementara | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hotel Mario Borong Jadi Kantor Polres Matim Sementara


RESMIKAN. Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto foto bersama Sekda Boni Hasudungan, Ketua DPRD Matim, Yeremias Dupa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Danramil Borong, usai peresmian kantor Polres Matim sementara Rabu (12/2). (FOTO: Fansi Runggat/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Hotel Mario Borong Jadi Kantor Polres Matim Sementara


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Polres Manggarai Timur (Matim) resmi memiliki kantor sementara. Tepatnya di Hotel Mario, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Matim. Peresmian kantor Polres Matim sementara ini berlangsung Rabu (12/2) siang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama Resor Matim oleh Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto bersama Sekda Matim Boni Hasudungan dan Ketua DPRD Matim, Yeremias Dupa.

Sebelum peresmian kantor Polres sementara di halaman Hotel Mario, milik Titus Ahas itu, pagi harinya berlangsung acara pelantikan dan pengambilan sumpah bagi delapan pejabat Polres Matim oleh Kapolres Nugroho. Termasuk sejumlah Kapolsek di Matim berdasarkan keputusan Kapolda NTT Nomor: Kep/624/XII/2019.

Hadir dalam acara peresmian kantor sementara Polres Matim, Sekda Boni Hasudungan, Ketua DPRD Matim Yeremias Dupa, sejumlah anggota DPRD, sejumlah pimpinan OPD, Danramil Borong, mantan Kapolres Manggarai Marselis Sarimin, sejumlah camat, sejumlah lurah dan kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, komisioner KPU dan Bawaslu, pejabat dan anggota Polres Matim.

Dalam kesempatan itu mantan Kapolres Manggarai, Marselis Sarimin, memberi pesan kepada Kapolres dan jajaran Polres Matim, tidak ada yang tidak bisa dilakukan dalam menjalankan tugas sebagai Polisi. Semuanya pasti bisa. Kata Sarimin, yang jelas masyarakat tidak akan melihat polisi itu belum siap. Kabupaten Matim, angka kriminalitas cukup tinggi.

“Yang paling tinggi kriminalitas di Matim itu, kasus pencurian, penganiayaan dan perselingkuhan. Kasus perselingkuhan itu terjadi mungkin karena kurangnya hiburan di Matim. Dengan ada hiburan di Borong membuat orang membuka wawasan, supaya orang bisa tidak lari ke situ dan ke situ. Saya sebagai sesepuh, ketika terjadi sesuatu atau kasus di mana saja, harus turun langsung,” pesan Sarimin.

Ketua DPRD Matim, Yeremias Dupa, mengatakan di Matim itu ada istilah tempat penitipan anak. Tapi yang belum ada tempat penitipan istri dan suami.

“Sekarang ada tambah baru, dimana negara menitipkan tempat sementara untuk Bapak Kapolres dan jajarannya di Hotel Mario,” kata Yeremias Dupa.

“Kantor ini hanya titipan sementara. Saya sebagai representasi rakyat Matim serta mewakili lembaga DPRD mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Polres Matim. Semoga Matim makin aman ke depan. Stabilitas sosialnya semakin terjaga dan kerjasama kita untuk membangun Matim lebih baik dari hari ini menuju ke arah lebih baik lagi. Tentu dalam keadaan posisi yang serba terbatas, tapi ruang kita untuk mengabdi tidak menghalangi posisi dan keadaan itu,” kata Yeremias.

Sekda Boni Hasudungan, menyampaikan selamat atas peresmian kantor sementara Polres Kabupaten Matim. Mengingat wilayah Matim yang begitu luas, kemudian ditambah tuntutan pentingnya fungsi Kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang semakin tinggi dari masyarakat, sehingga 2019 lalu Polres Matim terbentuk. Ini menjadi sebuah harapan baru bagi semua masyarakat dan pemerintah dalam mendapatkan rasa kenyamanan, keamanan dan perlindungan dari pihak kepolisian.

Sekda berharap serta percaya, semua tugas dari Polres akan berorientasi pada terwujudnya pranata kehidupan sosial masyarakat yang kondusif. Serta menekan terjadinya angka kriminalitas yang ada. Intinya bertujuan untuk meningkatkan dan menciptakan Kabupaten Matim menjadi daerah yang penuh kedamaian dan ketentraman. Serta dapat mengantisipasi potensi konflik dan kejahatan yang dapat mengganggu jalannya roda pemerintahan, pembangunan infrastruktur dan roda investasi serta perekonomian masyarakat.

Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah, DPRD dan masyarakat Matim atas segala dukunganya, sehingga Polres Matim bisa terbentuk. Bahkan kantor sementara Polres Matim, sudah bisa diresmikan. Juga kepada pemilik hotel Mario, yang telah mengizinkan tempatnya untuk kantor sementara Polres Matim.

Kapolres Nugroho juga sangat mengharapkan bantuan dan dukungan yang besar dari seluruh masyarakat Matim, untuk pelaksanaan tugas polisi ke depan. Agar bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, tentu butuh masukan, kritikan, saran dan informasi dari semua pihak. Tentu sebagai Polisi, siap untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Karena kami polisi ini bukanlah manusia yang sempurna. Juga kami bukan superman yang bisa segala-galanya. Jadi kita masih membutuhkan dukungan, bantuan saran, kritik dari bapak dan ibu sekalian. Sehingga dalam pelaksanaan tugas kami kedepan, dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Kapolres Nugroho.

Mengenai kantor Polres Matim definitif, menurut Nugroho, sudah diusulkan ke Polri melalui Polda NTT. Kata dia, jika tidak ada halangan, tahun 2021 kantor Polres Matim akan dibangun. Soal anggaran, semua tergantung dari pusat. “Kami juga sudah usul ke atasan untuk pengadaan alat pelayanan SIM,” katanya. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top