Kunjungi Ekowisata Oeluan, Begini Pesan Gubernur NTT untuk Pemerintah dan Masyarakat TTU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kunjungi Ekowisata Oeluan, Begini Pesan Gubernur NTT untuk Pemerintah dan Masyarakat TTU


DI OELUAN. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes dan rombongan saat meninjau ekowisata Oeluan di Desa Bijeli, Kecamatan Noemuti, Rabu (12/2). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kunjungi Ekowisata Oeluan, Begini Pesan Gubernur NTT untuk Pemerintah dan Masyarakat TTU


Pengembangan Sektor Wisata Harus Sejalan dengan Pertanian

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Selasa (11/2). VBL berada di bumi Biinmaffo selama dua hari, yakni Selasa (11/2) dan Rabu (12/2).

Selama berada di TTU, VBL bertatap muka dengan pejabat Forkopimda TTU, pimpinan OPD, para Kepala Desa dan Lurah serta ASN lingkup Pemkab TTU bertempat di aula Bale Biinmaffo, Kefamenanu, Rabu (12/2).

Selain itu, Gubernur VBL juga mengunjungi Ekowisata Oeluan di Desa Bijeli, Kecamatan Noemuti. VBL dan rombongan didampingi Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes melihat dan memantau pengembangan kawasan hutan Luab Tunbesi menjadi salah satu objek wisata di daerah tersebut.

Gubernur VBL kepada sejumlah awak media, Rabu (12/2) mengatakan, kawasan hutan produksi yang kini telah disulap menjadi salah satu destinasi wisata baru yang berdekatan dengan lokasi kolam wisata Oeluan ini, menyajikan pemandangan alam menakjubkan nan asri.

kawasan hutan tersebut perlu direhabilitasi dan dijaga sehingga hutannya tetap terjaga dan air yang keluar dari kawasan hutan ini dapat dimanfaatkan oleh rakyat bagi pengembangan usaha pertanian masyarakat.

“Setelah saya melihat air di kawasan hutan ini, saya langsung menginstruksikan agar air ini diatur dengan baik sehingga selain untuk lokasi wisata juga bisa dialirkan sampai kawasan pertanian masyarakat,” tutur VBL.

Gubernur VBL menambahkan, pengembangan ekowisata Oeluan yang berada di kawasan hutan itu tidak bisa dilakukan secara sendirian. Untuk itu, lanjut VBL, diperlukan adanya koordinasi lintas sektor agar selain pengembangan sektor pariwisata berjalan baik, sektor pertanian masyarakat pun tidak diabaikan.

Gubernur VBL berharap, selain Pemkab TTU, perlu adanya kerja sama dengan melibatkan masyarakat untuk menjaga kawasan hutan ini agar tetap terpelihara dengan baik demi keberlangsungan hidup masyarakat sendiri.

“Saya arahkan agar jangan ada yang terabaikan. Sektor pariwisata harus berjalan dengan baik tapi jangan lupa bahwa air ini juga harus dikonsentrasikan sampai kawasan pertanian masyarakat,” pesan VBL.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandez menuturkan, Pemkab senantiasa mendukung pernyataan Gubernur VBL yang meminta untuk pengembangan ekowisata Oeluan tidak mengabaikan salah satu sektor baik itu sektor pertanian maupun sektor pariwisata.

Untuk itu, kata Raymundus, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait baik Dinas Pariwisata, Kehutanan maupaun Pertanian agar penataan wilayah hutan ini menjadi tanggung jawab bersama, sehingga masyarakat bisa menikmati secara keseluruhan baik dari segi wisata maupun usaha pertanian.

“Kita akan berkoordinasi dengan berbagai sektor sehingga tidak ada yang dirugikan termasuk masyarakat. Dengan demikian, pengembangan ekowisata Oeluan benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak,” katanya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top