Spesialis Bedah Saraf Edukasi Kaum Awam Tentang Kecerdasan Otak | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Spesialis Bedah Saraf Edukasi Kaum Awam Tentang Kecerdasan Otak


SPESIALIS BEDAH SARAF. dr. Donny Argie, Sp.BS (kiri), dan dr. Elric Brahm Malelak, Sp.BS. (FOTO: Fenti Anin/TIMEX)

GAYA HIDUP

Spesialis Bedah Saraf Edukasi Kaum Awam Tentang Kecerdasan Otak


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Tiga Dokter spesialis Bedah saraf di Provinsi NTT, yakni Prof. Dr. dr. Eka J. Mahjoepramono, Sp.BS,Ph.D, dr. Donny Argie, Sp.BS., dan dr. Elric Brahm Malelak, Sp.BS., menginisiasi kegiatan edukasi tentang kehebatan otak dan penyakit yang mengancam. Kegiatan ini sesuai rencana akan digelar di Cinepolis, Lippo Plaza Kupang, Sabtu (29/2).

Kegiatan ini dibagi dalam dua sesi, dimana sesi pertama dimulai pukul 09.00 Wita dengan target untuk kaum awam, dimana agendanya adalah pemutaran film 3D dan edukasi tentang kesehatan otak. Sementara sesi kedua untuk peserta medis akan dimulai pukul 13.00 – 15.00 Wita.

“Kegiatan ini tidak dipungut biaya atau gratis, karena kita harapkan dapat dihadiri masyarakat Kota Kupang dan masyarkat NTT pada umumnya,” ungkap dr. Elric Brahm Malelak, Sp.BS, kepada TIMEXKUPANG.com, kemarin (12/2).

Dokter Elric mengatakan, latar belakang digelarnya acara ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat. Sebagai dokter, selain bertugas mengobati pasien, dokter juga punya tanggung jawab sosial memberi edukasi kepada masyarakat sebagai promosi juga untuk tindakan preventif kesehatan.

“Kami ingin agar masyarakat juga mengetahui informasi umum tentang otak, kehebatan otak dan risiko apa saja yang mengancam otak, bagaimana cara menghindarinya dan hal-hal tentang otak lainnya,” kata dr. Elric.

Dalam kegiatan ini juga, lanjut dr. Elric, masyarakat awam yang hadir diberikan kesempatan untuk bertanya apa saja tentang otak atau terkait materi yang disampaikan narasumber.

“Jadi apa saja yang masyarakat tidak mengerti dapat ditanyakan langsung kepada dokter yang ada, kami ada tiga orang yang akan memberikan materi, kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh semua peserta untuk bertanya apa saja,” kata dr. Elric.

Dokter Elric berharap agar kegiatan seperti ini dapat dijadikan sebagai agenda rutin, misalnya digelar setiap enam bulan sekali, atau paling lambat setahun sekali.

“Harapannya sih bisa berkelanjutan, semoga bisa diadakan setiap tahun, ini konsep seminar 3D baru pertama kali di Kupang. Jadi tentunya akan sangat bermanfaat, apalagi untuk awam kan ada sesi khususnya, jam 09.00 – 11.00 Wita. Saat itu nanti peserta akan diedukasi bahasa yang mudah dimengerti dan bisa bebas tanya jawab selama sesi berlangsung,” ungkap alhi bedah saraf di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes ini. (mg25)

Komentar

Berita lainnya GAYA HIDUP

Populer

To Top