Telusuri Penyebab Kerusakan, Polisi Lidik Proyek Pasar Rakyat 2 Kefamenanu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Telusuri Penyebab Kerusakan, Polisi Lidik Proyek Pasar Rakyat 2 Kefamenanu


RUSAK. Tampak plafon bagian depan atas dari bangunan gedung Pasar Rakyat Kefamenanu 2 yang sudah rusak. Gambar diabadikan Senin (24/2). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Telusuri Penyebab Kerusakan, Polisi Lidik Proyek Pasar Rakyat 2 Kefamenanu


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Penyidik Satreskrim Polres TTU melakukan penyelidikan terhadap kerusakan fisik gedung Pasar Rakyat 2 Kefamenanu. Penyelidikan ini untuk mengetahui penyebab terjadinya kerusakan pada bangunan yang hingga kini belum dimanfaatkan itu. Bangunan pasar itu telah selesai dikerjakan sejak tahun 2018 lalu, namun hingga kini belum difungsikan.

“Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah kerusakan tersebut terjadi akibat faktor alam, manusia, ataukah karena kualitas bangunannya. Kita kumpulkan bahan dan keterangan terkait kerusakan itu,” ungkap Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Tatang Prajitno Panjaitan, kepada TIMEXKUPANG.com, di Kefamenanu, Kamis (27/2).

Tatang mengatakan, sesuai pemberitaan sejumlah media, gedung tersebut telah mengalami kerusakan pada bagian plafon bahkan seluruh bagian dari tembok dari bangunan itu pun sudah mengalami keretakan. Padahal, gedung tersebut belum genap setahun diserahterimakan. Bahkan belum dimanfaatkan pula.

“Kita lakukan pulbaket dan mencari informasi untuk melakukan penyelidikan awal terkait kerusakan dari bangunan Pasar Rakyat 2 Kefamenanu yang terletak di Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu itu,” kata Tatang yang menambahkan, pihaknya akan tetap berhati-hati dalam melakukan proses penyelidikan proyek tersebut.

Dikatakan, apabila dalam proses penyelidikan tersebut ditemukan adanya kerugian negara maka pihaknya akan melanjutkan ke proses hukum dan menaikan status dari kasus tersebut sampai tuntas.

BACA JUGA: Belum Digunakan, Bangunan Pasar Rakyat Kefamenanu 2 Sudah Rusak

“Kita coba selidiki apakah karena faktor alam, manusia, ataukah karena kualitas bangunannya. Kalau kerukasan yang mengakibatkan kerugian negara tentu akan diproses secara hukum,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan Gedung Pasar Rakyat 2 Kefamenanu yang terletak di Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sudah rusak.

Padahal, gedung yang dikerjakan CV Nusa Dua Atambua menggunakan anggaran dari APBN senilai Rp 5.566.002.000 tahun anggaran 2018 itu sampai dengan saat sekarang belum digunakan.

Sesuai data yang dihimpun media ini, bangunan pasar rakyat tersebut sudah diresmikan Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes pada Agustus 2019 lalu. Sayangnya, setelah diresmikan, pasar itu belum difungsikan, bahkan sudah mengalami kerusakan.

Ada beberapa item bangunan tersebut yang sudah terlihat rusak. Seperti plafon bagian depan atas sudah roboh. Terdapat satu unit lapak jualan yang dibangun di bagian dalam gedung itu pun sudah roboh dan hampir sebagian besar dari bangunan itu pun terlihat retak namun ditutupi dengan cat warga biru. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top