3 Pekan Menghilang dari Rumah, Dona Palbeno Ditemukan di TTS | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

3 Pekan Menghilang dari Rumah, Dona Palbeno Ditemukan di TTS


Dona Palbeno, siswi SMA asal Desa Sungkaen, TTU yang telah ditemukan di SoE, TTS. (Foto: Istimewa)

PERISTIWA/CRIME

3 Pekan Menghilang dari Rumah, Dona Palbeno Ditemukan di TTS


Hendak Diberangkatkan ke Papua

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Dona Tilde Palbeno, warga Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang sebelumnya dilaporkan menghilang dari rumah pada Minggu (2/2) lalu akhirnya ditemukan oleh tim dari Polres TTU bersama pihak keluarga di Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Dona ditemukan pada Minggu (23/2), tiga pekan setelah keluar dari rumah tanpa kabar.

Dona yang diketahui masih duduk di bangku kelas XI salah satu SMA di wilayah Bikomi Nilulat itu rupanya pergi bersama seorang perempuan yang diketahui adalah adik kandung dari teman prianya yang sementara berada di Papua.

Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Tatang Prajitno Panjaitan kepada TIMEXKUPANG.com, Jumat (28/2) mengatakan, tim dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres TTU bersama Tim Buru Sergap (Buser) telah mengamankan Dona Tilde Palbeno, di Kota SoE, TTS.

Menurut Tatang, saat diamankan, Dona sedang bersama seorang gadis yang tak lain adalah adik kandung dari pacarnya yang sementara bekerja di Papua. Setelah diamankan, Dona langsung dibawa ke Polres TTU untuk dimintai keterangan.

“Tim sudah amankan korban bersama dengan seorang gadis di Kota SoE, Kabupaten TTS tepatnya di rumah pacarnya. Kita sudah bawa ke Polres dan sudah ambil keterangan juga,” tutur Tatang.

Tatang menambahkan, gadis yang diamankan bersama Dona pun telah memberikan keterangan kepada pihak Kepolisian. Sementara untuk pacarnya yang masih berada di Papua telah diberikan panggilan namun belum memenuhi panggilan tersebut.

BACA JUGA: Siswi SMA di TTU Menghilang Sejak Minggu, Diduga Jadi Korban Human Trafficking

Tatang mengatakan, apabila sosok pria yang diduga pacar Dona tidak mengindahkan panggilan polisi maka pihaknya akan menjadwalkan untuk mengutus tim ke Papua guna memintai keterangan langsung dari pacarnya.

“Kita sudah komunikasi dengan pacarnya untuk datang berikan keterangan di penyidik namun belum dipenuhi dengan alasan belum memiliki uang tiket. Kalau untuk gadis yang diamankan bersama korban sudah kita ambil keterangannya,” kata Tatang.

Tatang menjelaskan, berdasarkan keterangan dari gadis yang diamankan bersama Dona, rencananya ia akan diberangkatkan ke Papua. Namun karena tidak mendapatkan tiket sehingga Dona masih tertahan di SoE sambil menunggu adanya tiket.

Tatang berharap, para pihak yang terlibat dalam kasus tersebut kooperatif dalam memenuhi panggilan polisi sehingga proses hukum terhadap kasus tersebut dapat diselesaikan sampai tuntas.

“Korban itu rencananya mau diberangkatkan ke Papua oleh pacarnya namun karena belum dapat tiket sehingga korban masih tertahan di SoE saja,” jelasnya.

Sementara, perwakilan keluarga, Wilfrida Palbeno kepada media ini Jumat (28/2) menyampaikan terima kasih kepada aparat Polres TTU yang sudah bekerja secara maksimal hingga menemukan korban.

“Keluarga besar dari korban menyampaikan terima kasih kepada Polres TTU yang sudah berusaha melakukan pencarian terhadap korban dan sudah ketemu. Keluarga tidak bisa membalas kebaikan ini dengan apa-apa selain doa,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top