Dua WNI Positif Korona, Presiden Tegaskan Sudah Siagakan 100 RS dan Perketat 135 Pintu Masuk ke RI | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dua WNI Positif Korona, Presiden Tegaskan Sudah Siagakan 100 RS dan Perketat 135 Pintu Masuk ke RI


KETERANGAN PERS. Presiden Jokowi didampingi Menkes, Terawan Agus Putranto saat memberikan keterangan pers terkait dua orang WNI yang positif Korona dan upaya penanganannya. (FOTO: Istimewa/Biro Pers Setpres)

NASIONAL

Dua WNI Positif Korona, Presiden Tegaskan Sudah Siagakan 100 RS dan Perketat 135 Pintu Masuk ke RI


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah telah mengambil langkah dan mempersiapkan pencegahan serta penanganan terhadap wabah global virus korona (Covid-19).

Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam keterangan pers, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/3) mengatakan, bahwa sejak awal pihaknya sudah meningkatkan kesiagaan banyak rumah sakit dan peralatan yang sesuai dengan standar internasional.

“Sejak awal, pemerintah ini benar-benar mempersiapkan. Persiapan, misalnya rumah sakit, lebih dari 100 rumah sakit (RS) yang siap dengan ruang isolasi mengenai virus korona dengan standar isolasi yang baik. Kita juga memiliki peralatan yang memadai sesuai dengan standar internasional,” ujar Jokowi sebagaimana keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (2/3).

Selain itu, lanjut Jokowi, pemerintah juga membentuk tim gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, pihak sipil, dan pihak terkait lainnya dalam menangani wabah virus tersebut. Hal itu termasuk pada anggaran yang secara khusus dialokasikan untuk segala upaya pencegahan dan penanganan.

“Kita juga memiliki anggaran dan ini juga diprioritaskan untuk menangani ini. Karena kalau kita tidak serius menangani ini sangat berbahaya karena memang penyakit ini perlu kita waspadai dan perlu hati-hati,” tuturnya.

Jokowi yang saat itu bersama Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto mengaku telah menerima laporan dari Menkes bahwa saat ini terdapat dua orang warga negara Indonesia (WNI) yang positif terjangkit virus korona.

Saat ini keduanya tengah menjalani perawatan sesuai dengan standar dan protokol kesehatan yang berlaku. “Minggu yang lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif korona. Tim dari Indonesia langsung menelusuri orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu dengan siapa, ditelusuri, dan ketemu,” ucapnya.

Jokowi menjelaskan, setelah ditemukan, ternyata orang yang telah terkena virus korona ini berhubungan dengan dua orang, seorang ibu yang umurnya 64 tahun dan putrinya yang berumur 31 tahun.

“Dicek oleh tim kita, ternyata pada posisi yang sakit. Tadi pagi saya mendapatkan laporan dari Pak Menteri Kesehatan bahwa ibu ini dan putrinya positif korona,” imbuh Presiden.

Sebelumnya, pemerintah bergerak cepat untuk melindungi WNI di tengah daerah yang menjadi episentrum virus korona. Dalam sejumlah upaya yang dilakukan, pemerintah dan pihak-pihak terkait sangat ketat mengikuti protokol kesehatan dari WHO yang berkaitan dengan korona.

“Ketika ada kasus di Wuhan, Hubei, Tiongkok, kita juga mempersiapkan mengevakuasi 238 WNI kita. Kita evakuasi juga dengan prosedur protokol yang ketat ke Natuna. Setelah 14 hari kita cek observasi, hasilnya negatif dan kemudian kita kembalikan kepada masyarakat,” kata Presiden.

Terkini, pemerintah juga telah melakukan evakuasi bagi sejumlah WNI yang ada di kapal pesiar World Dream. Saat ini mereka akan menjalani masa observasi di Pulau Sebaru untuk beberapa waktu ke depan.

“Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan-persoalan yang ada yang berkaitan dengan virus korona. Kita juga menjaga 135 pintu masuk ke negara kita, baik itu darat, laut, maupun udara. Semuanya dijaga ketat,” tandasnya. (*/aln)

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top