Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar NTT, Melki Laka Lena Katakan Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar NTT, Melki Laka Lena Katakan Ini


TERPILIH AKLAMASI. Melki Laka Lena dipercaya kembali memimpin DPD I Partai Golkar NTT. (FOTO: Istimewa)

POLITIK

Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar NTT, Melki Laka Lena Katakan Ini


Golkar Tetapkan Empat Paslon Bupati-Wabup

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Forum Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar NTT akhirnya mendaulat kembali Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai Ketua DPD Partai Golkar NTT periode 2020-2025. Melki terpilih secara aklamasi dalam Musda yang digelar di Hotel Sahid T-More Kupang, Senin (2/3).

Dalam pemandangan umum atas Laporan Pertanggungjawaban LPj Ketua DPD Golkar NTT, seluruh Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten/kota se NTT, organisasi pendiri dan didirikan serta organisasi sayap, juga Dewan Pertimbangan dan DPP Partai Golkar, menyatakan menerima tanpa catatan LPj DPD Golkar NTT periode sebelumnya saat dipimpin Melki Laka Lena.

Bahkan hasilnya seluruh pemegang hak suara yang berjumlah 28 suara dengan tegas menyatakan dukungan terhadap Melki Lakalena sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar.

Pimpinan Musda Herman Hayong lalu memberikan kesempatan kepada Melki Laka Lena untuk menanggapi pemandangan umum peserta. Pada kesempatan itu, Melki Laka Lena dengan tegas menyatakan bersedia untuk memimpin Golkar NTT lima tahun mendatang.

Atas pernyataan kesediaan itu, pimpinan Musda mengetok palu dan mengesahkan Melki Laka Lena secara aklamasi terpilih menjadi Ketua DPD I Partai Golkar NTT periode 2020-2025.

Ketua terpilih Melki Laka Lena usai penyerahan panji Partai Golkar mengatakan bersedia mengibarkan panji Partai Golkar ke seluruh pelosok NTT.

Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan kepadanya untuk memimpin DPD I Partai Golkar NTT periode 2020-2025. “Kami akan bekerja keras memenangkan Partai Golkar dalam setiap kontestasi politik,” katanya.

Selanjutnya Melki diberikan kesempatan untuk bersama tim formatur yang terdiri dari Melki Laka Lena sebagai ketua tim dan beranggotakan Libby SinlaeloE, Herman Hayong, Umbu Lili Pekuwali dan Ozy Gandut untuk menyusun kepengurusan DPD Partai Golkar NTT periode 2020-2025.

Paslon Bupati/Wabup

Sementara itu, dalam forum Musda X, DPD Partai Golkar NTT juga menggelar rapat konsolidasi bersama semua bakal calon bupati dan wakil bupati (wabup) yang akan diusung Partai Golkar. Dipastikan empat pasangan calon sudah final sehingga direkomendasikan mendahului lima daerah lainnya.

Ketua DPD Golkar NTT, Melki Laka Lena dalam rapat konsolidasi yang berlangsung Senin (2/3) di aula Hotel Sahid T-more, Kupang, menyebutkan pasangan calon empat kabupaten yakni Stefanus Bria Seran- Wendelinus Taolin (Malaka), Andreas Tadu-Raymundus Denga (Ngada), Umbu Lili Pekuwali-Yohanes Hapu Mbeju (Sumba Timur) dan Daniel Bili-Timotius (Sumba Barat).

“Untuk empat daerah sudah final karena pasangan tinggal satu saja. Calon lain sudah mundur. Tetapi semua tetap ikuti mekanisme seperti survei,” kata Melki.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini mengatakan keempat pasangan calon ini akan lebih cepat diusulkan untuk diproses SK-nya sedangkan lima daerah masih berproses. Golkar akan menggunakan survei nasional di antara 10 lembaga survei.

Melki mengatakan Golkar selalu terbuka dan pastinya mendukung orang yang menang dan unggul berdasakan suvei. Selain itu Golkar masuk dalam unsur pemerintahan.

Wakil Ketua DPP Partai Golkar Heitifa Saifudian yang hadir pada kesempatan itu mengatakan proses survei dilakukan secepat mungkin, sehingga waktu yang ada bisa dilakukan konsolidasi.

Menurutnya, Golkar pasti memilih calon yang terbaik untuk menang. “Intinya kita memilih yang terbaik. Doakan ya biar supaya hasilkan yang terbaik,” tandasnya.

Ia mengatakan secara nasional Golkar mematok target harus menang 60 persen, sehingga untuk 9 kabupaten di NTT paling tidak Golkar menang di 6 kabupaten. Semangat pasangan calon luar biasa tentunya sudah ada rencana dan strategi kemenangan yang sudah disusun sambil menunggu rekomendasi dari DPP. (mg33/sam)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top