Maikhel Tundukkan Petinju Samoa, Silpa Gagal Redam Ayoma | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Maikhel Tundukkan Petinju Samoa, Silpa Gagal Redam Ayoma


BUKA PELUANG. Maikhel Muskita (kedua kiri) bersama tim pelatih, Hermensen Ballo (kiri), Roberto Barbaro (kedua kanan) dan salah satu official tinju Indonesia foto bersama usai penampilan Maikhe di Amman Yordania, Selasa (3/3). (FOTO: Hermensen Ballo for TIMEXKUPANG.com)

SPORT

Maikhel Tundukkan Petinju Samoa, Silpa Gagal Redam Ayoma


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Petinju Indonesia, Maikhel Mustika mengawali langkah awal dengan hasil gemilang setelah sukses menundukkan petinju Samoa Amerika, Tanoa George dalam laga perebutan tiket menuju Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung di Amman, Yordania, Selasa (3/3) petang.

Turun berlaga dikelas menengah 75kg, Maikhel yang bermain dari sudut merah membukukan kemenangan angka mutlak (5-0), dimana lima juri memberikan nilai maksimal untuk penampilan Maikhel.

Salah satu tim pelatih tinju Indonesia, Hermensen Ballo melalui pesan WhatsApp (WA) malam tadi menyebutkan, kemenangan ini membawa harapan baik untuk Indonesia menghadapi laga berikut.

Pasalnya, kata Hermensen, dalam babak kualifikasi (Pra Olimpiade) zona Asia-Oseania ini, diharapkan mampu merebut tiket menuju Olimpiade Tokyo pada Juli 2020 nanti.

BACA JUGA: 3 Olimpiade Tanpa Petinju Indonesia, Begini Kata Johni Asadoma

Sayangnya, kesuksesan Maikhel ini tak diikuti penampilan Silpa Lau Ratu yang turun berlaga di kelas bulu 57kg putri. Turun menghadapi Lankapuraya Lage Krisno Ayoma, Silpa gagal meredam kemapuan petinju asal Srilanka ini. Silpa pun kalah angka.

Dengan hasil ini, dari empat petinju yang dikirim PP Pertina ke Pra Olimpiade di Yordania, tersisa tiga petinju yang diharapkan mampu merebut tiket menuju Tokyo-Jepang.

Selain Maikhel Muskita yang berhasil melangkah ke laga berikut, Indonesia masih punya dua petinju lain, yakni Aldom Suguro (kelas layang 52kg) dan Lucky Hari yang bermain dikelas Bantam 57kg.

Aldom kata Hermensen, sesuai hasil drawing akan bertanding melawan petinju Pakistan, Asif Syed Muhamad. Sementara petinju kebanggaan NTT, Lucky Hari menghadapi petinju tuang rumah Yordania, Alwadi Mohammad Abdelaziz.

“Kami memohon dukungan doa seluruh masyarakat Indonesia agar anak-anak bisa bertanding baik dan bisa merebut tiket ke Olimpiade Tokyo nanti,” pinta Hermensen. (aln)

Komentar

Berita lainnya SPORT

To Top