Bareskrim Tahan 30 Tersangka Penimbun Masker, Ini Sanksi untuk Mereka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bareskrim Tahan 30 Tersangka Penimbun Masker, Ini Sanksi untuk Mereka


CEGAH PENIMBUNAN. Petugas Polda Metro Jaya memeriksa kardus berisi masker yang ditimbun di Jalan Marsekal Surya Darma, Tangerang. (FOTO: DOK. HANUNG HAMBARA/JAWA POS)

NASIONAL

Bareskrim Tahan 30 Tersangka Penimbun Masker, Ini Sanksi untuk Mereka


Masker dan Hand Sanitizer Sitaan Bakal Dibagi Gratis ke Masyarakat

JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Bareskrim Mabes Polri mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 17 wilayah yang tertangkap memainkan harga atau menimbun masker. Dalam 17 wilayah itu, terdapat 30 tersangka yang saat ini tengah dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Ada 17 wilayah, Polda Metro ada 3 kasus, Polda Jabar 2 kasus, di Jateng 1 kasus, di Kepri 1 kasus, di Polda Sulsel 2, Kalbar 2, Kaltim 2. Ada 30 tersangka yang saat ini sedang dalam proses pemeriksaan,” kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listiyo Sigit Prabowo di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (5/3).

Untuk saat ini, 30 tersangka masih diperiksa secara individu. Tidak menutup kemungkinan bahwa nantinya akan melibatkan sebuah korporasi.

“Yang masih kita dapatkan ini distributor-distributor, sementara proses individu dulu, nanti bisa saja korporasi juga,” tambahnya.

Atas kasus-kasus itu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan bahwa jika saja hal itu terjadi, tidak menutup kemungkinan izin distributor atau perusahaan akan dicabut.

“Dari harga-harga yang tinggi, kita ada imbauan, kemudian sanksi, nanti kalau perlu ada pencabutan izin dari perusahaan tersebut,” tutur dia.

Sigit pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik. Sebab, stok masker masih dalam keadaan cukup.

“Jadi kami imbau kepada masyarakat untuk tidak perlu panik, karena berdasarkan hasil pengecekan di lapangan apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini dalam keadaan cukup,” jelasnya.

Saat ini pihaknya telah menyita 822 kardus yang berisikan 61.550 lembar masker dan 138 kardus hand sanitizer. Rencananya, barang-barang tersebut akan diberikan kepada masyarakat secara gratis.

“Nanti kita akan atur. Kita sisihkan sebagai barang bukti, (lainnya) kita salurkan untuk kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (JawaPos.com)

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top