Pemerintah dan Masyarakat Mabar Harus Proaktif Majukan Pariwisata | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemerintah dan Masyarakat Mabar Harus Proaktif Majukan Pariwisata


TINJAU JALAN. Wagub NTT, Josef Nae Soi (tengah) bersama Wabup Mabar, Maria Geong (kanan) mendengar penjelasan Kepala Satker PJN III NTT KemenPUPR, Rahyudi Khalik (kiri) mengenai rencana pelaksanaan pelebaran ruas jalan Pantai Pede, Gorontalo menuju Golomori saat mengunjungi Mabar, kemarin (4/3). (FOTO: Humas Setda NTT for TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pemerintah dan Masyarakat Mabar Harus Proaktif Majukan Pariwisata


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Rabu (4/3).

Didampingi Sekretaris Dinas Kominfo NTT, Lusia Tiwe, Wagub disambut Wakil Bupati Mabar, dr. Maria Geong, Ph.D dan Forkopimda Mabar serta sejunlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mabar.

Wagub Nae Soi mengunjungi Bumi Komodo guna mengikuti Rapat Pimpinan Tingkat Eselon I dan II Kementerian Kominfo RI, yang rencananya dihadiri Sekretaris Jenderal Kemenkominfo RI, Niken Widiastuti dan tujuh pejabat eselon 1 serta beberapa pejabat tinggi di lingkungan kementerian tersebut.

Saat dijamu di ruang VIP Bandara Komodo, Wagub Nae Soi meminta kepada Pemkab Mabar agar dapat mengambil langkah-langkah antisipatif dan edukatif bagi seluruh masyarakat kabupaten itu agar tidak panik dalam menyikapi merebaknya penyebaran virus Korona (Covid-19) dan African Swine Fever (ASF).

“Pariwisata di daerah ini tidak boleh sampai terganggu, oleh karena adanya isu-isu merebaknya virus Korona dan virus ASF. Kabupaten ini telah ditetapkan menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas dengan segmentasi premium, dimana Komodo menjadi ikonnya. Oleh sebab itu masyarakat harus tetap tenang dan menjaga daerah ini agar tetap nyaman bagi siapa saja yang datang. Apalagi Pemerintah Pusat telah menetapkan Labuan Bajo sebagai tuan rumah KTT G-20 dan ASEAN SUMMIT,” kata politisi Partai Golkar.

Mantan anggota Komisi V DPR RI itu sempat membagi pengalaman uniknya saat mengikuti Festival Bunga dan Buah di Quito Equador, Amarika Selatan pekan lalu dengan membawa tim penari dari Sumba Timur yang mewakili Indonesia pada festival tersebut.

Wagub Nae Soi berharap ada upaya untuk mengelola Taman Nasional Komodo (TNK) di Mabar secara profesional agar ekosistem di TNK tetap terjaga dan menjadi objek wisata berkelas dunia separti Taman Nasional Galapagos sebagai habitat dari penyu raksasa yang sangat terkenal di dunia.

“Saya mendorong agar kedepan TNK juga bisa menjadi seperti Taman Nasional Galapagos, karena dikelola secara baik dengan manajemen modern dan berdampak besar bagi kesejahteraan masyakat lokal pada khususnya dan bagi seluruh masyarakat NTT pada umumnya,” ungkap Wagub Nae Soi yang saat itu didampingi Kepala Satker PJN III NTT KemenPUPR, Rahyudi Khalik dan Staf Satker PJN III NTT, Irenius Alupan.

“Saya juga mohon perhatikan baik-baik fasilitas jalan negara dan jalan provinsi di kabupaten ini. Karena sarana jalan raya amat penting untuk mendorong para wisatawan untuk memiliki minat yang tinggi ketika mereka berkunjung ke berbagai objek wisata alam di daerah ini,” tambah Wagub.

Wagub juga meminta kepada Pemkab dan seluruh komponen masyarakat agar benar-benar serius “mendandani” Kabupaten Mabar sehingga layak menjadi pertemuan berbagai kepala negara di tahun 2023 yang akan datang.

Usai beristirahat sejenak di ruang VIP Bandara Komodo, Wagub didampingi Wabup Mabar dan rombongan menuju restoran eksotic yang berjarak tidak jauh dari Bandara Komodo. Persis di depan pintu keluar kedatangan Bandara Komodo, Wagub Nae Soi masih sempat bertemu dan berbincang dengan para driver bandara yang tergabung dalam organisasi Aftar dan Flores Today Driver Bandara Komodo.

Dalam perbincangan selama kurang lebih 15 menit itu, Wagub meminta para pengemudi bandara agar tetap bekerja secara profesional dan turut serta menjaga keindahan Kota Labuan Bajo. “Saya harap saudara-saudara dapat bekerja dengan baik dan perlu diingat bahwa beberapa waktu kedepan bandara ini akan dipugar dan diperluas menjadi bandara berstandar internasional agar dapat mempercepat terwujudnya kawasan wisata super prioritas di Labuan Bajo dan lebih khusus menyongsong penyelenggaraan KTT G20 dan ASEAN SUMMIT di tahun 2023. Tugas Anda sekalian adalah menjaga kebersihan kota ini, khususnya kebersihan dan kenyamanan bandara ini dan layanilah setiap tamu yg menggunakan jasa anda dengan ramah, agar pariwisata semakin maju,” ucap Wagub Nae Soi.

Wagub dan rombongan juga mengunjungi lokasi pelebaran ruas jalan Pantai Pede, Gorontalo menuju Golomori sebagai lokasi pembangunan beberapa hotel berbintang lima yang akan dibangun dalam waktu dekat sebagai sarana akomodasi para kepala negara dam tamu-tamu penting lainnya yang akan hadir pada KTT G-20 dan ASEAN SUMMIT di tahun 2023.

Pada saat peninjauan tersebut Wagub menerima penjelasan teknis Kepala Satker PJN III NTT, Rahyudi Khalik. “Sesuai arahan Bapak Presiden telah menyampaikan ruas jalan ini akan diperlebar 20 meter ke kiri dan kanan. Pekerjaan ini harus selesai di akhir tahun 2020 ini. Oleh sebab itu, segera ditindaklanjuti secepatnya. Ini menjadi akses mobilitas dari para peserta KTT G-20 dan ASEAN SUMMIT nanti, tanpa mengabaikan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat setempat,” harap Wagub Nae Soi. (*/yl/aln)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top