Gerakan Berantas DBD, Bupati Sikka Turun Langsung ke Sekolah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gerakan Berantas DBD, Bupati Sikka Turun Langsung ke Sekolah


KUNJUNGI SEKOLAH. Bupati Sikka, Robi Idong saat mengunjungi salah satu SD di Kota Maumere, Rabu (4/3) lalu. Bupati mengajak komunitas sekolah itu untuk bersama memberantas jentik nyamuk dalam gerakan bersama secara serentak yang dimulai Senin (9/3). (FOTO: Karel Pandu/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Gerakan Berantas DBD, Bupati Sikka Turun Langsung ke Sekolah


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terus meningkat di Kabupaten Sikka memaksa Bupati Fransiskus Roberto Diogo melakukan sejumlah upaya agar kasus itu tidak terus memakan korban.

Rabu (4/3) lalu, Bupati yang akrab disapa Robi Idong didampingi sejumlah stafnya menyambangi sejumlah sekolah dasar (SD) yang ada di Kota Maumere, Kabupaten Sikka.

Saat berada di sekolah, dihadapan para siswa dan guru/pegawai, Bupati Robi mengajak seluruh elemen sekolah untuk melakukan gerakan memberantas jentik nyamuk selama 14 hari kedepan, mulai Senin (9/3) secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Sikka.

“Kita harus melakukan gerakan secara serentak memberantas jentik nyamuk selama 14 hari ke depan. Masing-masing sekolah langsung ditangani oleh kepala sekolahnya,” pinta Robi saat mengunjungi SD Kota Uneng, di Maumere, Rabu (4/3).

Robi yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sikka, Petrus Herlemus, menambahkan, selama bulan Januari hingga awal Maret 2020 jumlah kasus DBD di Sikka terus meningkat, bahkan sudah diatas angka seribu kasus. Oleh karena itu, lanjutnya, harus dilakukan upaya pemberantasan sarang/jentik nyamuk secara serentak.

BACA JUGA: KLB DBD di Sikka Tembus 1.131 Kasus, 13 Meninggal Dunia, Ini Upaya Pemkab

Kunjungan Robi ke sejumlah SD disambut hangat para guru dan siswa. Dalam kunjungan itu Robi juga membagikan cairan anti gigitan nyamuk kepada para siswa dan guru.

“Saya berharap dengan adanya gerakan serentak pemberantasan jentik nyamuk selama 14 hari ke depan dapat menghilangkan atau menekan kasus DBD di Sikka,” harap Robi seraya berpesan kepada para siswa dan guru agar menjadi pemantau jentik dan ikut aktif memberantasan dalam gerakan bersama selama 14 hari ke depan.

Wakil Kepala SD Kota Uneng, Yohanes Kelen mengatakan, kedatangan bupati dan rombongan kesekolah itu memberikan motivasi dan semangat bagi mereka.

“Kami akan memimpin langsung anak-anak agar ikut terlibat dalam gerakan memberantas jentik nyamuk secara serentak selama 14 hari ke depan,” ungkap Yohanes.

Hal senada juga disampaikan Kepala SD Sinde Kabor, Hortensia yang mengaku bangga karena sekolahnya dikunjungi Bupati Sikka. Kehadiran Bupati di SD Sinde Kabor, kata Hortensia dapat mengurangi rasa takut akan DBD di Sikka yang terus meningkat hingga saat ini.

“Kami sangat senang atas kunjungan bupati dan rombongannya hari ini. Kami tidak takut lagi dengan DBD oleh karena itu gerakan serentak selama 14 hari memberantas jentik nyamuk harus segera di lakukan,” kata Hortensia. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top