Bawa 30 Dokter dan 6 Perawat, Menkes RI Kunjungi Sikka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bawa 30 Dokter dan 6 Perawat, Menkes RI Kunjungi Sikka


BANTUAN. Menkes RI, Terawan Agus Putranto (kanan) menyerahkan sejumlah bantuan alat kesehatan yang diterima Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo di aula Rumah Sakit Umum dr. TC. Hillers Maumere, Senin (9/3). (FOTO: Karel Pandu/TIMEX)

NASIONAL

Bawa 30 Dokter dan 6 Perawat, Menkes RI Kunjungi Sikka


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Status Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mewabah di Kabupaten Sikka mendapat perhatian Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Dr. dr. Terawan Agus Putranto, SP.Rad (K).

Senin (9/3) siang tadi, Menkes Terawan mengunjungi Maumere, Kabupaten Sikka. Menkes tak datang sendiri melainkan membawa sebanyak 30 orang dokter dan enam perawat untuk membantu menangani ribuan pasien DBD di Sikka. Para dokter dan perawat ini akan bertugas di Sikka hingga wabah DBD ini teratasi.

“Saya (Terawan Agus Putranto, Red) datang ke Kabupaten Sikka atas arahan Bapak Presiden Joko Widodo, karena jumlah kasus DBD di Sikka melonjak sangat tinggi dan jumlah meninggalpun lebih tinggi,” ujar dr. Terawan kepada wartawan di Maumere, Senin (9/3).

Terawan memberi apresiasi kepada para perawat dan tim dokter di Sikka yang telah berjuang melawan DBD yang terus meningkat. Sesuai data, hingga saat ini kasus DBD di Sikka mencapai 1.195 kasus. Yang dirawat dan sudah sembuh sebanyak 1.065 orang. Sementara yang masih dirawat berjumlah 130 orang, tersebar di dua rumah sakit dan sejumlah puskesmas di Kabupaten Sikka. Sedangkan jumlah yang meninggal sebanyak 13 orang.

“Dari 1.195 kasus DBD yang sudah sembuh mencapai 1.065 ini berkat kerja keras para dokter dan perawat di Sikka,” ungkap dr. Terawan.

Kunjungan Menkes Terawan juga membawa sejumlah bantuan. Diantaranya satu unit mesin fogging, 75 raket electric, 30 liter insektisida dan 100 test RDT Combo DBD. Bantuan tersebut langsung diserahkan ke Pemkab Sikka yang diterima langsung Bupati Fransiskus Roberto Diogo. Penyerahan bantuan itu berlangsung di aula Rumah Sakit Umum dr. TC. Hillers Maumere.

Seperti yang disaksikan TIMEXKUPANG.com, dihadapan Menkes, puluhan dokter dan perawat yang datang bersama Menkes mengaku siap melaksanakan tugas membantu menyembuhkan pasien DBD di Sikka hingga benar-benar sembuh.

Para dokter dan perawat yang siap membantu pasien DBD di Sikka foto bersama Menkes Terawan dan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena di Maumere, Senin (9/3). (FOTO: Karel Pandu/TIMEX)

“Saya datang membawa serta 30 dokter dan sejumlah perawat untuk membantu para pasien DBD di Sikka,” ungkap dr. Terawan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Pusat Kesehatan TNI AD Mayor Jenderal Bambang DH, bahwa 30 dokter dan sejumlah perawat itu datang secara bersama-bersama dalam rombongan Menkes RI. 30 dokter dan perawat tersebut siap melaksanakan tugas membantu para pasien DBD di Sikka.

“Kami datang bersama rombongan menteri untuk membantu para pasien DBD di Sikka,” ujar Bambang.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggu Mere pada kesempatan yang sama menjelaskan, sejak bulan September 2019 sudah melakukan sistim kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit DBD.

Ditingkat lokal kata Dominikus bupati sudah menginstruksikan sejak awal musim hujan untuk waspada terhadap DBD. Hal itu disampaikan melalui camat dan kelurahan serta desa se Kabupaten Sikka.

Menurut Dominikus, tren penyakit DBD di Sikka itu tertinggi terjadi di Minggu ke-8 bulan Februari sebanyak 181 kasus dan di minggu ke-9. saat ini kata dia, sudah terjadi penurunan kasus menjasi 175 kasus. Penurunan itu dinilainya tidak terlalu banyak

“Tren penyakit DBD di Sikka ini paling tinggi pada minggu ke-8 dan minggu ke-9. Atas kasus DBD ini kami juga telah melalukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menginstruksikan kepada kecamatan, lurah dan desa,” jelas Dominikus. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top