Penjaringan Balon Rektor Unimor Diperpanjang, Panitia Beber Alasannya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Penjaringan Balon Rektor Unimor Diperpanjang, Panitia Beber Alasannya


Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unimor 2020-2024, Margareta Diana Pangastuti. (FOTO: Petrus Usboko/TIMEX)

PENDIDIKAN

Penjaringan Balon Rektor Unimor Diperpanjang, Panitia Beber Alasannya


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Panitia Pemilihan Rektor Universitas Timor (Unimor) mengambil keputusan memperpanjang jadwal penjaringan bakal calon (balon) rektor di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang terletak di pintu Perbatasan RI-RDTL, tepatnya di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Perpanjangan penjaringan tersebut dilakukan lantaran hingga batas akhir penjaringan balon rektor pada tanggal 24 Februari 2020, bahkan hingga saat ini baru satu kandidat yang mendaftar ke panitia.

Sesuai ketentuan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemimpin PTN dan Peraturan Senat Unimor Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pemilihan Rektor Universitas Timor Periode 2020 sd 2024 Pasal 7 (Point 4) menyatakan bahwa bakal calon rektor yang dilaporkan ke senat berjumlah minimal 4 orang.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unimor Periode Tahun 2020-2024
Margareta Diana Pangastuti, Kepada TIMEXKUPANG.com di Kefamenanu, Senin (9/3) mengatakan, hingga saat ini baru ada satu kandidat yang mendaftar ke Panitia sebagai balon Rektor Unimor periode 2020-2024.

Dikatakan, sesuai ketentuan dalam peraturan, balon Rektor Unimor yang dilaporkan ke senat berjumlah minimal 4 orang. Karena masih kurang maka Panitia melakukan perpanjangan waktu penjaringan balon hingga memenuhi kuota sebagaimana tercantum dalam ketentuan peraturan menteri bahkan Peraturan Senat Unimor.

BACA JUGA: Diduga Serangan Jantung, Rektor Unimor Tutup Usia di Kamar Hotel

“Bakal calon rektor yang baru mendaftar itu satu orang saja. Padahal harus mencapai empat orang baru dilaporkan ke senat sehingga Panitia melakukan perpanjangan waktu penjaringan bakal calon rektor Unimor,” tutur Pengastuti.

Pengastuti menambahkan, ketentuan mengenai persyaratan calon rektor secara umum adalah PNS yang memiliki pengalaman jabatan sebagai dosen dengan jenjang akademik paling rendah Lektor Kepala.

Selain itu, Lanjut Pengastuti, seorang calon rektor berpendidikan minimal doktor (S3) dan berusia paling tinggi 60 tahun pada saat berakhirnya jabatan Rektor Unimor.

“Bakal calon rektor yang sudah mendaftar ke panitia penjaringan yakni Dr. Ir. Stefanus Sio, MP yang sementara ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Pertanian Unimor,” jelasnya. (mg30)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top