Tiga Petinju Indonesia Kalah, Maikhel Masih Berpeluang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tiga Petinju Indonesia Kalah, Maikhel Masih Berpeluang


MOHON DUKUNGAN DOA. Pelatih Hermensen Ballo (kiri) dan Maikhel Muskita. (FOTO: Istimewa)

SPORT

Tiga Petinju Indonesia Kalah, Maikhel Masih Berpeluang


Tinju Pra Olimpiade Tokyo 2020 di Yordania

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Harapan Pengurus Pusat (PP) Pertina Indonesia untuk meloloskan petinjunya ke Olimpiade Tokyo 2020 mendapat hadangan. Tiga petinju dari empat petinju yang dibawa mengikuti babak kualifikasi Olimpiade zona Asia-Oceania di Amman, Yordania gagal mengalahkan lawan-lawannya pada laga Sabtu (7/3) dan Minggu (8/3) malam tadi.

Pada laga Sabtu (7/3), dua petinju Indonesia, yakni Aldom Suguro (kelas layang 52kg) dan Lucky Hari (kelas bantam 57kg) gagal menumbangkan lawan-lawannya. Aldom yang sempat meraih satu kemenangan di laga perdana kalah angka dipertandingan keduanya menghadapi petinju Uzbekistan, Shakobidin Zairov. Sementara Lucky Hari yang turun dilaga perdananya tak berhasil mengatasi ketangguhan petinju tuan rumah Yordania, Alwadi Mohammad Abdelaziz.

Keesokan harinya, Minggu (8/3), petinju andalan Maikhel Muskita (kelas menengah 75kg) yang tinggal membutuhkan satu kemenangan dibabak perdelapan final untuk merebut tiket ke Olimpiade Tokyo 2020 sirna setelah dikalahkan petinju India, Ashis Kumar dalam laga tadi malam di Prince Hamzah International Hall, Amman-Yordania.

Pelatih Tim Tinju Indonesia, Hermensen Ballo, Senin (9/3) dinihari Wita atau Minggu (8/3) malam waktu Yordania kepada TIMEXKUPANG.com mengatakan, penampilan ketiga petinju di dua hari pertandingan sudah maksimal. “Mereka telah memberikan penampilan terbaik selama laga,” ungkap Hermensen.

BACA JUGA: 3 Olimpiade Tanpa Petinju Indonesia, Begini Kata Johni Asadoma

Menurut Hermensen, meski keempat petinju yang diturunkan di ajang Pra Olimpiade ini mengalami kekalahan, Indonesia masih punya satu peluang lagi untuk merebut tiket ke Olimpiade Tokyo 2020 lewat petinju Maikhel Muskita.

Hermensen mengatakan, dikelas menengah 75kg sesuai regulasi, akan diambil lima petinju untuk tampil di Olimpiade Tokyo nanti. Karena itu, hari ini (9/3), Maikhel Muskita akan melakoni laga terakhir melawan petinju Mongolia, Otgonbaatar Byamba-Erdene.

“Jika hasilnya menang, maka Maikhel otomatis lolos ke Olimpiade Tokyo 2020. Karena itu, kami mohon dukungan doa seluruh masyarakat Indonesia agar kali ini bisa ada petinju kita yang tampil di Olimpiade setelah tiga Olimpiade terakhir Indonesia tak pernah meloloskan petinjunya,” ungkap mantan petinju nasional yang pernah membela Indonesia di dua olimpiade berbeda, yakni Olimpiade Atalanta, USA 1996, dan Olimpiade Sydney-Australia 2000.

Sebelumnya, dilaga pemuka, Selasa (3/3) lalu, satu-satunya petinju putri Indonesia, Silpa Lau Ratu juga gagal meredam ketangguhan petinju Srilanka, Ayoma. (aln)

Komentar

Berita lainnya SPORT

To Top