Satgas Pamtas Yonif 132/BS Amankan 30 Batang Kayu Jati, Diduga Mau Diselundupkan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Satgas Pamtas Yonif 132/BS Amankan 30 Batang Kayu Jati, Diduga Mau Diselundupkan


AMANKAN: Tim dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS dalam sebuah operasi bersama Kepolisian, Bea Cukai, dan Imigrasi mengamankan batang bukti berupa 30 batang Kayu Jati olahan di Kali Noelekat, Selasa (10/3). (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Satgas Pamtas Yonif 132/BS Amankan 30 Batang Kayu Jati, Diduga Mau Diselundupkan


Ke Distrik Oecusse-Timor Leste

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Prajurit TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Timor Leste Sektor Barat, Yonif 132/BS Pos Napan Bawah, mengamankan sebanyak 30 batang kayu jati olahan di Kali Noelekat. Kayu jati ini diamankan dalam operasi bersama dengan pihak Kepolisian, Bea Cukai, Imigrasi dan juga Polisi UPF Timor Leste, Selasa (10/3) pagi.

Diduga kuat kayu jati dengan ukuran 6×12 cm sebanyak 30 batang itu akan diselundupkan ke Distric Oecusse, Timor Leste.

Informasi yang berhasil dirampung Timor Express dari sejumlah sumber terpercaya menyebutkan, kayu jati olahan sebanyak satu kubik itu milik Eugenius Siki, warga Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten TTU.

Danpos Napan Bawah, Letda Inf Zulkifli ketika dikonfirmasi Timor Express, Selasa (10/3) membenarkan adanya penggagalan penyelundupan berupa kayu jati olahan sebanyak 30 batang di Kali Noelekat.

Dikatakan, dari hasil interogasi terhadap beberapa saksi menyebutkan bahwa kayu jati olahan tersebut milik Eugenius Siki. Dalam operasi tersebut, Tim dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS mengamankan dua terduga pelaku.

“Yang kita amankan di lapangan itu barang bukti berupa kayu jati olahan sebanyak 30 batang dan dua orang terduga pelaku yakni Eugenius Siki dan Simon,” tutur Zulkifli.

Sementara, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS, Letkol Inf Wisyudha Utama menuturkan pihaknya telah memerintahkan kepada Danpos Napan Bawah untuk menyerahkan barang bukti dan terduga pelaku kepada pihak Kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

Wisyudha menambahkan, pihaknya telah memerintahkan kepada satuan bawah untuk lebih intens melakukan pemantauan terhadap jalan-jalan tikus yang memungkinkan masyarakat melakukan kegiatan ilegal di sekitar perbatasan RI-Timor Leste.

“Barang bukti yang diamankan sudah kita limpahkan ke Polres TTU untuk ditindaklanjuti proses hukumnya. Saya sudah tegaskan kepada satuan bawah untuk lebih intens melakukan patroli,” katanya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top