Bupati Malaka Minta Siapkan ATM di Tiap Kecamatan, Begini Respon Dirut Bank NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bupati Malaka Minta Siapkan ATM di Tiap Kecamatan, Begini Respon Dirut Bank NTT


SALAMAN. Bupati Malaka, dr. Stef Bria Seran, MPH (kiri) bersama Dirut Bank NTT, Izak Eduard Rihi usai menandatangani berita acara penyerahan bantuan satu unit truk tangki air bagi Pemkab Malaka di ruang pertemuan kantor bupati Malaka, Rabu (11/3). (FOTO: Pisto Bere/TIMEX)

BISNIS

Bupati Malaka Minta Siapkan ATM di Tiap Kecamatan, Begini Respon Dirut Bank NTT


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH meminta kepada manajemen Bank NTT untuk menambah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) disetiap kecamatan di wilayah Malaka untuk memudahkan masyarakat melakukan pengambilan uang tunai.

Bupati Stef Bria Seran menekankan hal ini sebab Pemkab Malaka mengeluarkan kebijakan penerapan transaksi non tunai untuk instansi pemerintah maupun para pegawai lingkup Pemkab Malaka. Dengan demikian, penempatan ATM di setiap kecamatan bertujuan memudahkan nasabah mengambil atau mengecek uangnya.

“Kalau mau tempatkan mesin ATM silakan gunakan Puskesmas disetiap kecamatan tanpa harus membayar. Selain tempatnya aman, di Puskesmas juga sudah ada listrik sehingga bisa dimanfaatkan,” ungkap Bupati Stef dalam acara penyerahan bantuan CSR Bank NTT berupa truk tangki bagi Pemkab Malaka di Betun, Rabu (11/3).

Menurut Bupati, penempatan ATM disetiap kecamatan itu untuk mendekatkan pelayanan kepada para nasabah termasuk mendukung transaksi non tunai yang diberlakukan pemerintah.

BACA JUGA: Bank NTT Bantu Satu Unit Tangki Air ke Pemkab Malaka

Bupati menyampaikan hal ini lantaran dirinya mendapat laporan bahwa ada beberapa bendahara sekolah yang tidak jujur dalam melakukan pencarian, dimana saat tanggal yang ditetapkan uang dicairkan namun bendahara tersebut tidak jujur kepada guru-guru, dan memanfaatkan uang tersebut untuk pinjaman dan mendapatkan bunga sekian persen. “Ini tidak boleh,” tegas Bupati.

Masih menurut Bupati, manfaat lain penempatan ATM di kecamatan juga untuk membantu para pegawai mengambil uangnya serta menghindari bolos pegawai untuk ambil uang di Kabupaten karena ATM tidak ada di kecamatan.

Menyikapi permintaan ini, Dirut Bank NTT, Izak Eduard Rihi menyatakan siap memenuhi keinginan Bupati karena dalam rencana tahun ini ada pengadaan mesin ATM lebih kurang 54 unit.

“Nantinya itu yang kita akan pakai untuk memenuhi permintaan Bapak Bupati. Untuk saat ini, mesin ATM Bank NTT tersedia di kantor cabang dua unit, dan akan di alokasikan satu unit ke kecamatan yang benar-benar membutuhkan, sambil menunggu penambahan mesin ATM lainnya,” janjinya. (mg30)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top