Siswa SMK-PP Negeri Kupang Praktik Uji Kualitas Telur | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Siswa SMK-PP Negeri Kupang Praktik Uji Kualitas Telur


SERIUS. Salah satu kelompok siswa tengah melakukan uji kualitas telur dalam kegiatan praktikum siswa, di Laboratorium Kesehatan Hewan SMK-PP Negeri Kupang, Jl. Timor Raya KM 39, Lili, Kabupaten Kupang, Selasa (10/3). (FOTO: Dok. Humas SMK-PP Neg. Kupang)

PENDIDIKAN

Siswa SMK-PP Negeri Kupang Praktik Uji Kualitas Telur


Kompetensi Keahlian Perawatan Kesehatan Ternak

OELAMASI-Selasa (10/3/2020), siswa-siswi kelas XII Kompetensi Keahlian Perawatan Kesehatan Ternak, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Kupang melaksanakan praktik uji kualitas telur. Praktik dimulai sekira pukul 14.00 Wita bertempat di Laboratorium Kesehatan Hewan SMK-PP Negeri Kupang yang beralamat di Jl. Timor Raya KM 39, Lili, Kabupaten Kupang.

Pengujian kualitas telur ini merupakan salah satu praktikum dalam mata pelajaran Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) yang diampu Ridvel Sembong, S.Pt.

Humas SMK-PP Negeri Kupang dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, pada kegiatan praktik ini, para siswa dibagi dalam lima kelompok. Masing-masing kelompok sebanyak lima orang. Setiap kelompok diberikan dua butir telur yang harus diuji kualitasnya.

Disebutkan, pengujian yang dilakukan adalah uji organoleptik. Ujian ini meliputi kebersihan, keretakan, warna, dan berat telur, serta penghitungan indeks kuning dan putih telur.

Alat-alat pengujian yang digunakan ialah jangka sorong, nampan, spidol dan pinset. Hasil pengujian kemudian dicatat dalam formulir yang telah disediakan. Siswa-siswi pun wajib membuat kesimpulan tentang kualitas telur yang telah mereka uji.

Ridvel Sembong, S.Pt selaku pengampu mata pelajaran tersebut menjelaskan, praktik ini penting dilaksanakan karena telur merupakan salah satu produk hewani sumber protein yang murah dan banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Menurutnya, kualitas telur konsumsi dapat menurun karena masa simpan lama, pencemaran bakteri, maupun kesalahan penyimpanan. Karena itu, lanjutnya pengujian ini penting dilaksanakan dan diketahui oleh para siswa, khususnya mereka yang mengambil Kompetensi Keahlian Perawatan Kesehatan Ternak.

“Dengan pengujian ini, siswa dapat mengetahui secara baik dan bagaimana memilih telur yang baik untuk dikonsumsi,” pungkasnya. (*/ikl/aln)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top