Kenyamanan Terusik, Bupati TTS Ancam Cabut Perbup Keuangan DPRD | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kenyamanan Terusik, Bupati TTS Ancam Cabut Perbup Keuangan DPRD


Bupati TTS, Egusem Tahun. (FOTO: Yopi Tapenu/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kenyamanan Terusik, Bupati TTS Ancam Cabut Perbup Keuangan DPRD


Uksam Selan: Perbup Itu Perintah Undang Undang

SOE, TIMEXKUPANG.com-‘Perang’ kata-kata antara Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Egusem Tahun dan anggota DPRD TTS, Uksam Selan pada Jumat (13/3) dimedia massa berbuntut panjang.

Akibat kata-kata yang dilontarkan Uksam Selan itu membuat Egusem Tahun merasa kenyamanannya secara pribadi, keluarga dan juga sebagai kepala daerah terusik.

Egusem pun mengancam akan mencabut Peraturan Bupati (Perbup) tentang dukungan keuangan DPRD TTS.

“Kalau saya dibilang seperti anak kecil dan mabuk, tentu saya tidak tandatangani Perbup dukungan keuangan DPRD yang nilainya miliaran rupiah itu,” ujar Egusem kepada awak media di SoE, Jumat (13/3).

Bupati menyatakan persoalan itu akan disikapi secara serius. Salah satu sikap yang akan diambil adalah mencabut perbup dukungan Bupati TTS terhadap dukungan anggaran di DPRD TTS.

Dikatakan, sikap itu diambil sesuai masukan dari pihak keluarga. Egusem pun mengakui kalau sebelumnya ia sempat mengeluarkan pernyataan, “tunggu sampai do’o (bosan)” menyikapi undangan DPRD untuk mengikuti rapat bersama para legislator Bumi Cendana itu.

Menurutnya, jika ada anggota DPRD yang merasa tersinggung berarti ada yang tidak beres. Ia mengeluarkan pernyataan itu, karena merasa rapat dengar pendapat (RDP) sebagaimana undangan DPRD tidak urgen dilakukan.
Ada hal lain yang lebih urgen yakni persoalan kemiskinan dan stunting sehingga perlu dipikirkan bersama bagaimana caranya menghemat anggaran agar dapat dimanfaatkan untuk penanganan persoalan kemiskinan dan stunting di TTS.

Salah satu cara penghematan anggaran yang dilakukan saat ini adalah menekan volume perjalanan dinas ke luar daerah. Pasalnya, perjalanan dinas menghabiskan anggaran yang tidak sedikit. Di sisi lain, rakyat menderita karena persoalan kemiskinan dan stunting.

Bupati mengatakan dirinya sudah siap menghadiri RDP, namun ia meminta untuk diundur. Hal ini dikarenakan pada Senin (16/3) nanti agenda Bamus DPRD TTS bertepatan dengan kegiatan TMMD.

Ia juga mengatakan saat menghadiri RDP di kantor DPRD TTS, ia akan diarak oleh keluarga dan ASN menuju kantor DPRD TTS. “Pernyataan DPRD bahwa saya seperti anak kecil dan juga seperti orang mabuk akan kami pertimbangkan bersama keluarga untuk bawa ke ranah hukum,” kata Egusem.

Uksam Selan, Ketua Komisi I DPRD TTS (FOTO: YOPI TAPENU/TIMEX)

Terpisah, anggota DPRD TTS, Uksam Selan saat dikonfirmasi mengatakan kata, “seperti anak kecil dan mabuk” itu keluar ketika ia mendengar pernyataan Bupati TTS yang mengatakan, “tunggu sampai do’o.”
Pernyataan ini dikeluarkan bupati berkaitan dengan undangan DPRD untuk melakukan RDP menyikapi persoalan yang terjadi masyarakat.

Uksam mengatakan selama ini tidak ada persoalan antara dirinya dan Bupati TTS. “Bupati melontarkan kata tunggu sampai do’o tidak akan datang ikut agenda RDP. Saya dengar kata do’o, makanya saya spontan bilang pak bupati seperti anak kecil. Karena biasa anak kecil yang omong bahasa begitu,” tutur Uksam.

Menanggapi rencana Bupati TTS menarik Perbup dukungan anggaran DPRD TTS, Uksam mengatakan itu persoalan lain karena Perbup itu merupakan amanat undang-undang.

Sementara Perbup dukungan anggaran DPRD TTS yang ditandatangani Bupati TTS hanya menindaklanjuti amanat undang-undang. “Perbup dukungan anggaran DPRD itu merupakan perintah undang-undang, bukan kemauan orang per orang,” tegas Uksam.

Terkait pernyataan bupati bahwa akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum, Uksam mengatakan sebagai warga negara yang taat hukum, ia akan menghargai proses hukum tersebut. “Kalau Pak Bupati lapor polisi, ya saya sebagai warga negara yang taat hukum pasti saya ikuti proses hukum yang ada nanti,” tandas Uksam. (yop/sam)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top