Korban Covid-19 Melonjak, Solo Liburkan Sekolah, DKI Tutup Lokasi Wisata, Kampus Kuliah Jarak Jauh | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Korban Covid-19 Melonjak, Solo Liburkan Sekolah, DKI Tutup Lokasi Wisata, Kampus Kuliah Jarak Jauh


ANTISIPASI COVID-19. Petugas gabungan dari berbagai instansi menyemprotkan disinfektan di Masjid Istiqlal, Jakarta, menjelang salat Jumat, kemarin (13/3). (FOTO: Muhamad Ali/Jawa Pos)

NASIONAL

Korban Covid-19 Melonjak, Solo Liburkan Sekolah, DKI Tutup Lokasi Wisata, Kampus Kuliah Jarak Jauh


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Beberapa kota di Indonesia mulai mengambil kebijakan sendiri-sendiri untuk mencegah persebaran virus korona. Mulai menutup tempat-tempat wisata, meniadakan car free day, hingga meliburkan sekolah.

Di Solo tadi malam Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo menetapkan kejadian luar biasa (KLB). Kebijakan itu diambil setelah satu pasien positif korona di RSUD dr Moewardi, Solo, meninggal, Rabu (11/3).

Pasca penetapan status KLB virus korona itu, sejumlah kebijakan diberlakukan Pemkot Surakarta. Salah satunya meliburkan siswa SD hingga SMA mulai Senin (16/3) hingga dua pekan ke depan.

Hal tersebut disampaikan Hadi Rudyatmo setelah rapat terbatas dengan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di rumah dinas wali kota Loji Gandrung tadi malam (13/3).

”Dari hasil rakor malam ini, kami memutuskan, menetapkan Solo KLB virus korona. Suratnya sudah diputuskan malam ini (tadi malam, Red). Besok pagi (hari ini) sudah kami keluarkan surat itu,” kata Rudy kepada Jawa Pos Radar Solo tadi malam.

Khusus untuk siswa SMA/SMK yang masih mengikuti ujian, menurut Rudy, akan diliburkan setelah ujian selesai. ”Tetapi, kegiatan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat, Red) tetap dilakukan. Guru tetap masuk untuk menjaga kebersihan dan keamanan aset sekolah,” terangnya.

Wali kota juga mengimbau seluruh warga agar menghindari berkumpul di satu titik. Untuk sementara, kebiasaan bersalaman tidak perlu dilakukan. ”Salaman (jabat tangan, Red) ini sebenarnya budaya orang Timur. Tapi, karena kondisi seperti ini, salamannya setelah KLB saja,” ujarnya.

Untuk mendukung pembiayaan setelah penetapan KLB, pemkot akan menggunakan anggaran tidak terduga Rp 2 miliar. ”Pokok-nya (kegiatan) yang melibatkan banyak orang ditunda. Nanti kalau (suspect korona) yang dirawat di RSUD dr Moewardi membaik, KLB bisa dicabut,” tegasnya.

Wali kota paham, penundaan kegiatan publik bakal berdampak pada perekonomian kota. Namun, risiko tersebut ditempuh guna menjaga kesehatan masyarakat. ”Serbarepot. Kalau terjadi wabah dan tidak diantisipasi, kami yang disalahkan. Lebih baik dicibir, yang penting warga sehat,” tegasnya.

Bagaimana dengan aktivitas di pasar tradisional? Wali kota menuturkan tetap berlangsung. Namun, seluruh pedagang dan konsumen harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Sikap Pemprov DKI Jakarta

Kasus virus korona yang melonjak disikapi dengan transparan oleh Pemprov DKI Jakarta. Pemprov bahkan merilis lima wilayah yang menjadi lokasi temuan kasus korona. Berdasar data tersebut, temuan kasus korona ternyata ada di hampir semua kecamatan di Jakarta. Karena itu, pemprov mengambil langkah social distancing major atau mengatur jarak sosial. Dengan konsep itu, Pemprov DKI mengimbau seluruh warga Jakarta memprioritaskan kegiatan di rumah dan permukiman sekitar.

”Kurangi kegiatan di tempat-tempat ramai. Sebisanya membatasi interaksi dengan kerumunan dan orang banyak. Ini untuk mencegah kemungkinan terburuk penularan,” kata Gubernur DKI Anies Baswedan di balai kota, Jakarta Pusat, kemarin (13/3).

Anies menyebutkan, sampai kemarin Pemprov DKI belum mengambil keputusan lockdown. Namun, mereka memutuskan menutup tempat hiburan milik DKI selama dua pekan. Tempat hiburan itu meliputi Taman Impian Jaya Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, semua museum yang dikelola DKI, serta Planetarium dan Observatorium Jakarta. ”Tujuan kami untuk meminimalkan kegiatan di ruang-ruang terbuka yang penuh dengan warga,” ujarnya.

Meski begitu, Anies menuturkan, transportasi umum di Jakarta tetap berjalan. Semua kantor pelayanan publik di Jakarta juga tetap berjalan seperti biasa. Baik layanan di kelurahan, kecamatan, kantor wali kota, balai kota, puskesmas, maupun rumah sakit.

Pemprov DKI sudah menyiapkan protokol kesehatan untuk acara-acara di perkantoran, perumahan, hingga tempat ibadah. ”Protokolnya kami siapkan dan akan disebarkan kepada seluruh masyarakat,” jelasnya.
Anies juga mengimbau dunia usaha atau swasta agar mulai menyiapkan protokol kerja jarak jauh. ”Hari ini belum ada arahan untuk kantor-kantor agar stafnya bekerja dari jauh. Tapi, dunia usaha harus mulai menyiapkan. Jika sampai kita harus melakukan kerja jarak jauh, maka sudah siap prosedurnya, sudah siap caranya,” ujarnya.

Anies pun sudah menyiapkan protokol bagi ASN maupun honorer DKI untuk bekerja jarak jauh bila masuk dalam orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) sesuai surat keterangan Dinas Kesehatan DKI.

Atma Jaya dan UI Kuliah Jarak Jauh

Di sisi lain, sejumlah satuan pendidikan sudah mengalihkan kegiatan belajar-mengajarnya dari tatap muka menjadi jarak jauh. Salah satunya, Universitas Atma Jaya. Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Kerja Sama Universitas Atma Jaya Jakarta Elisabeth Rukmini menuturkan, kegiatan perkuliahan bakal dialihkan ke online teaching. Kebijakan itu berlaku mulai 16 Maret 2020. ’’Kecuali pada metode yang harus melibatkan percobaan atau eksperimen di laboratorium,’’ ujarnya. Misalnya, clinical skills lab pada prodi kedokteran. ’’Meski demikian, hal ini sudah dibuatkan protokol agar kegiatan dilaporkan ke tim tanggap darurat,’’ sambungnya.

Dia menjelaskan, metode pembelajaran online tersebut beragam. Misalnya, penggunaan Microsoft Teams, Learning Management System (LMS) Moodle, hingga AtmaZeds (atmazeds.atmajaya.ac.id) sebuah platform MOOC. Ada juga platform yang bekerja sama dengan Panopto untuk streaming atau recording video teaching. Aplikasi itu juga bisa digunakan bersamaan untuk presentasi slides ataupun resources lainnya secara daring. ’’Kami punya banyak pilihan metode. Kami juga sudah terbiasa menggunakannya,’’ paparnya.

Universitas Indonesia (UI) pun mengambil kebijakan sama. Mulai Rabu (18/3) hingga semester genap tahun akademik 2019–2020 berakhir, kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka diubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Keputusan tersebut tertuang dalam surat edaran nomor SE-703/UN2.R/OTL.09/2020 tentang kewaspadaan dan pencegahan persebaran infeksi Covid-19 di lingkungan Universitas Indonesia. Surat itu diterbitkan pada Jumat (13/3) dan ditandatangani Rektor Universitas Indonesia Prof Ari Kuncoro.

Dalam surat itu, disebutkan pula protokol bagi kegiatan praktikum. KBM dalam bentuk praktik laboratorium, praktik klinik, praktik di industri, dan praktik di berbagai institusi tetap dilaksanakan. Namun, wajib memastikan terlebih dahulu bahwa tempat-tempat praktik tersebut menerapkan upaya pencegahan penularan Covid-19. Pimpinan fakultas dan program studi juga diminta menjadwal ulang penyelenggaraan praktik-praktik tersebut disesuaikan dengan perkembangan keadaan.

Selain itu, mahasiswa yang menghuni asrama UI atau kos di sekitar kampus diminta segera pulang ke rumah menyusul PJJ. ’’Yang tidak bisa meninggalkan asrama/kos karena alasan khusus diminta melapor ke kepala asrama atau manajer kemahasiswaan fakul-tas,’’ tutur Ari. Seluruh satuan pendidikan juga diminta tidak pergi ke luar negeri untuk sementara. Termasuk mahasiswa kelas khusus internasional.

Pembatasan kegiatan juga dilakukan Universitas Jember. Melalui surat edaran rektor nomor 4589/UN.25/EP/2020, disebutkan bahwa wisuda periode lima tahun 2019–2020 yang akan dilaksanakan 28 Maret 2020 ditunda hingga pemberitahuan selanjutnya.

’’Kopi ijazah dan transkrip peserta wisuda yang telah dilegalisir diberikan kepada yang bersangkutan setelah 28 Maret 2020 dan dapat diambil di fakultas masing-masing,’’ ujar Wakil Rektor I Universitas Jember Zulfikar dalam keterangan resminya. Bukan hanya itu, kegiatan akademik dan kemahasiswaan yang melibatkan banyak peserta diminta untuk ditunda sementara.

Keppres Gugus Tugas

Presiden Joko Widodo kemarin meninjau dua lokasi untuk memastikan protokol Covid-19 dilaksanakan dengan baik. Yakni, Masjid Istiqlal dan Bandara Soekarno-Hatta. Dalam kesempatan tersebut, presiden sekaligus menyampaikan sejumlah kebijakan pemerintah untuk menyikapi status pandemi Covid-19 yang dikeluarkan oleh WHO.

Saat masuk ke bandara, presiden juga menjalani prosedur pengecekan suhu tubuh. Hasilnya, suhu tubuh presiden tercatat 36,8 derajat Celsius. Masih di bawah ambang batas demam. Dia juga sempat menengok ke atas, melihat kamera thermal scanner yang dipasang di bandara tersebut. Juga mengecek kinerja tim penyemprot disinfektan.

Setelah meninjau bandara, presiden menyatakan bahwa pemerintah sudah mengambil langkah-langkah serius. ”Tapi, di saat yang bersamaan, kita tidak ingin menciptakan rasa panik, tidak ingin menciptakan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya. Karena itu, pemerintah memilih untuk melaksanakan kebijakan tanpa suara.

Jokowi mengingatkan, saat ini sudah ada 117 negara yang melaporkan kasus positif Covid-19. Artinya, lebih dari separo negara di dunia sudah terinfeksi. Yang utama, pemerintah tetap pada kebijakan untuk tidak mengumumkan secara detail kasus positif Covid-19. Seperti yang dilakukan selama lebih dari sepekan belakangan. Memang ada yang bisa disampaikan ke publik, tapi ada pula yang tidak bisa disampaikan. ”Sebetulnya inginnya kita sampaikan. Tapi, kita juga berhitung mengenai kepanikan dan keresahan di masyarakat,” jelasnya. Juga, efek terhadap pasien apabila sudah sembuh.

Kebijakan-kebijakan lain juga diambil sejak awal. Misalnya, pemeriksaan suhu tubuh di pintu-pintu kedatangan yang dilanjutkan dengan pengisian kartu kewaspadaan kesehatan. Khusus warga dari empat negara, yakni Tiongkok, Italia, Korea Selatan, dan Iran, pemeriksaan dilakukan tiga kali. Untuk warga dari negara lain, pemeriksaan dua kali. (rya/mia/adi/wa/bun/byu/wan/c10/c7/c11/oni/jpg)

DESTINASI WISATA DKI JAKARTA DITUTUP SEMENTARA:

Kawasan Monas
Ancol
Taman Margasatwa Ragunan
Anjungan DKI di TMII
Planetarium Jakarta
Taman Ismail Marzuki
PBB Setu Babakan
Rumah Si Pitung
Pulau Onrust
Taman Benyamin Sueb
Wayang Orang Bharata
Miss Tjitjih
Gedung Latihan Kesenian (di lima kota administratif)
Gedung Kesenian Jakarta
Museum Sejarah Jakarta
Museum Taman Prasasti
Museum M.H. Thamrin
Museum Seni Rupa dan Keramik
Museum Tekstil
Museum Wayang
Museum Bahari
Museum Juang ’45

Keterangan:

Ditutup untuk melindungi warga dari risiko persebaran Covid-19
Ditutup 14–29 Maret 2020
Selama proses penutupan, dilakukan pembersihan dengan disinfektan
Sumber: Pemprov DKI Jakarta

KEGIATAN-KEGIATAN YANG DISTOP PASCA SOLO KLB KORONA

Study tour sekolah ditiadakan
Sekolah diliburkan sejak Senin (16/3) hingga 14 hari ke depan.
CFD ditiadakan sampai batas waktu yang tidak ditentukan
Pentas WO Sriwedari dan ketoprak diliburkan
Kegiatan olahraga di GOR Manahan dan Sriwedari ditutup
Destinasi dan transportasi pariwisata ditutup
Upacara dan apel bersama di balai kota ditiadakan
Event-event olahraga dan budaya dibatalkan atau ditunda
Kegiatan kunker dan penerimaan kunker dibatalkan
Lomba kelurahan ditunda sampai dua pekan kedepan
Musrenbang ditunda selama dua pekan
Mal dan pasar harus sediakan tempat cuci tangan dan sabun
Pemusnahan kelelawar, kalong, dan codot di Pasar Depok
Untuk sementara hindari salaman dan bersentuhan wajah

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top