Dialog Interaktif Bersama UMKM dan Kaum Muda, Bupati Sikka: Ciptakan Pasar Sendiri dari Hasil Produksi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dialog Interaktif Bersama UMKM dan Kaum Muda, Bupati Sikka: Ciptakan Pasar Sendiri dari Hasil Produksi


MOTIVASI. Bupati Sikka, Robi Idong (tengah) hadir dalam acara dialog interaktif peluang pengembangan usaha bagi UMKM dan Kaum Muda bersama pemerintah dan lembaga keuangan mikro di aula Hotel Pelita Maumere, Jumat (13/3). (FOTO: Karel Pandu/TIMEX)

BISNIS

Dialog Interaktif Bersama UMKM dan Kaum Muda, Bupati Sikka: Ciptakan Pasar Sendiri dari Hasil Produksi


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo menegaskan bahwa untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Sikka diharapkan dilakukan orang Sikka sendiri. Oleh karena itu perlu menciptakan pasar sendiri dari hasil produksi Kabupaten Sikka.

“Sudah saatnya kita bangun pasar sendiri dari hasil produksi Kabupaten Sikka, bukan orang lain. Kita wajib mengampanyekan produksi dari Kabupaten Sikka,” pinta Bupati yang akrab disapa Robi Idong dalam acara dialog interaktif peluang pengembangan usaha bagi UMKM dan Kaum Muda bersama pemerintah dan lembaga keuangan mikro di aula Hotel Pelita Maumere, Jumat (13/3).

Robi memberi contoh bagaimana memperkuat ekonomi rakyat dengan menciptakan pasar sendiri dengan mengandalkan potensi Sikka. Pemkab Sikka, kata Robi akan bekerjasama dengan lembaga ekonomi di Nian Sikka untuk produksi minyak kelapa, coklat, pakaian seragam, abon ikan, bakso ikan pentolan ikan, dan hasil olahan ikan lainnya.

“Kita juga ajak masyarakat harus beli hasil produksi tangan-tangan orang Sikka sendiri,” kata Robi.

Dalam forum dialog interaktif peluang pengembangan usaha bagi UMKM dan kaum muda bersama pemerintah melibatkan lembaga keuangan mikro itu, Robi Idong memberikan motivasi bagi UMKM, orang-orang muda, para pegiat ekonomi dari yayasan Plan Indonesia, CU Obor Mas, serta sejumlah undangan lainnya agar menciptakan lapangan kerja sendiri dengan usaha ekonomi produktif.

Dengan adanya usaha tersebut lanjut Robi, pemerintah akan mendukung penuh usaha-usaha ekonomi kerayatan yang bertumbuh dan berkembang di Sikka.

“Kaum muda harus bekerja keras dengan manfaatkan potensi sumber daya alam yang kita miliki untuk ciptakan pasar sendiri. Kita harus jadi daerah produsen,” tantang Robi.

Untuk menjadi daerah produsen kata Robi, harus kuatkan kapasitas diri dan tekuni usaha yang sudah dikerjakan, dan menghasilkan lebih banyak lagi dari hari ke hari.

“Untuk menghasilkan produksi sendiri maka kita harus tekun. Misalnya kalau sebagai tukang jahit harus jadi tukang jahit profesional, buat abon ikan maka harus hasikkan abon ikan yang besar-besaran, pemerintah akan menyiapkan modal usaha untuk memperkuat usaha UMkM,” janji Robi.

Simpli, salah seorang penjahit di Sikka yang sudah belasan tahun menekuni pekerjaannya, mengaku bangga dengan motivasi yang diberikan Bupati Sikka. “Saya berharap adanya bantuan dana untuk mendukung usaha kami sebagai penjahit,” harapnya. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top