Hoaks Korona Merebak, Ketua Komisi V Imbau Masyarakat Bijak Tanggapi Informasi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hoaks Korona Merebak, Ketua Komisi V Imbau Masyarakat Bijak Tanggapi Informasi


Ketua Komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa. (FOTO: Istimewa)

KABAR FLOBAMORATA

Hoaks Korona Merebak, Ketua Komisi V Imbau Masyarakat Bijak Tanggapi Informasi


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Disaat pemerintah sedang giat-giatnya mengatasi penyebaran virus Korona (Covid-19), masyarakat disuguhkan dengan penyebaran berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan alias hoaks tentang penyebaran Korona.

Guna menghindari melebarnya penyebaran hoaks di media sosial (medsos), Ketua Komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa, S.Pd meminta agar masyarakat bijak dalam mengonsumsi serta menyebarkan informasi ke medsos.

“Ini sangat penting agar masyarakat tidak merujuk pada informasi atau kabar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan alias hoaks,” kata Yunus kepada TIMEXKUPANG.com Minggu (15/3) malam.

Ia mengatakan, penyebaran berita bohong alias hoaks sangat merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat umum. Ia meminta masyarakat untuk menyaring terlebih dahulu informasi yang diperoleh sebelum dibagikan ke publik. Sebab jika tidak maka akan menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

“Betapa pentingnya kita melakukan verifikasi validasi fakta pemberitaan sebelum disebar. Penyebaran berita yang belum teruji kebenarannya dapat menyebabkan rasa takut kepanikan, shok, dan pengaruh psikososial. Sekali lagi mari bijak menyebar berita,” himbau Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTT ini.

Menurut Yunus lagi, penyebaran hoaks bisa melahirkan situasi atau fenomena perdebatan emosional tanpa menghasilkan sebuah penyelesaian dalam iklim sosial dan politik. Situasi seperti itu dapat menggiring opini publik sedemikian rupa untuk mempercayai informasi yang tidak jelas kebenarannya alias hoaks.

“Dimana emosi mengalahkan obyektifitas dan rasionalitas, serta cenderung menolak verifikasi fakta dan data. Akhirnya publik digiring sedemikian rupa melalui pembohongan sistematis yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kesahihannya alias tanpa sungkan melakukan hoaks. Untuk itu, sebagai warga negara yang baik bijaklah dalam menyebar informasi,” pinta Ketua Komisi yang membidangi urusan Pendidikan, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga ini.

Kepada masyarakat NTT, Ketua Komisi V yang salah satu mitra kerjanya adalah Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit ini mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang dibagikan sebelum diverifikasi terlebih dahulu sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di publik.

“Kita mesti memiliki ketahanan sosial dari fenomena post truth yang selalu bermain api, manfaatkan situasi dan menyebar berita bohong, bahkan dikemas dalam metode yang santun, penuh rekayasa,” demikian pesan Mantan Wakil Ketua DPRD NTT ini lagi. (yl/aln)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top