Jajaran TNI-Polri Kembali Amankan 575 Liter BBM, Diduga Hendak Diselundupkan ke Timor Leste | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Jajaran TNI-Polri Kembali Amankan 575 Liter BBM, Diduga Hendak Diselundupkan ke Timor Leste


AMANKAN. Aparat Gabungan dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS Pos Napan, Pospol Napan, Brimob, Imigrasi dan Bea Cukai saat mengamankan sebanyak 575 Liter BBM Bersubsidi di Jalan Tikus Gubung Putih yang terletak di belakang Kantor Camat Bikomi Utara, Sabtu (14/3) malam. (FOTO: Istimewa)

PERISTIWA/CRIME

Jajaran TNI-Polri Kembali Amankan 575 Liter BBM, Diduga Hendak Diselundupkan ke Timor Leste


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Tim gabungan aparat keamanan yang bertugas di wilayah perbatasan RI-Timor Leste, tepatnya di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara kembali mengamankan sebanyak 575 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar dan premium. Diduga ratusan liter BBM itu hendak diselundupkan ke distric Oekusi, Timor Leste.

BBM yang diduga kuat milik Viktoria Eko, warga Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara itu digagalkan aparat tim gabungan dari Satgas Pamtas RI-Timor Leste Sektor Barat Yonif 132/BS Pos Napan, Pospol Napan, Brimob, Imigrasi dan Bea Cukai saat menggelar patroli bersama di sepanjang garis perbatasan di wilayah tersebut, Sabtu (14/3) malam.

Informasi yang berhasil dirampung Timor Express dari sejumlah sumber terpercaya menyebutkan, BBM bersubsidi sebanyak 575 liter yang diisi dalam 84 jerigen ukuran 5 Liter dan 5 jerigen ukuran 35 liter tersebut hendak diselundupkan ke Oekusi melalui jalan tikus di sekitar Gunung Putih (Naijamuti) persis di belakang kantor Camat Bikomi Utara.

BBM tersebut diangkut dari rumah Viktoria Eko yang terletak di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara oleh Agustinus Abi, warga Desa Banain A, Kecamatan Bikomi Utara. Agustinus diberi upah Rp 25.000 untuk sekali angkut dari rumah Viktoria Eko ke Gunung Putih.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas kepada Timor Express, Minggu (15/3) membenarkan adanya penggagalan dugaan penyelundupan BBM bersubsidi oleh tim gabungan yang bertugas di PLBN Napan.

“Benar ada BBM bersubsidi jenis solar dan premium yang diamankan di Gunung Putih (Naijamuti) Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara oleh Tim Gabungan di PLBN Napan. BBM tersebut diduga kuat hendak diselundupkan ke Distric Oecusse-RDTL,” kata Nelson.

Nelson menambahkan, barang bukti yang berhasil diamankan Tim Gabungan itu berupa BBM jenis Premium sebanyak 180 liter dan BBM Jenis Solar sebanyak 390 Liter. Aparat juga mengamankan seorang pelaku yang membawa BBM tersebut. Sejumlah barang bukti tersebut kini diamankan di Pospol Napan.

BACA JUGA: Lagi, Polisi Amankan 350 Liter BBM yang Diduga akan Diselundupkan ke Timor Leste

Terkait kepemilikan BBM bersubsidi tersebut, demikian Nelson, pihaknya sementara menginterogasi seorang pelaku yang berhasil diamankan oleh tim saat patroli itu.

Pihaknya juga secepat mungkin akan mengungkap kasus dugaan penyelundupan BBM yang mengakibatkan terjadinya kelangkaan BBM di TTU. “Barang bukti sudah kita amankan di Pospol Napan. Kami sudah lakukan interogasi terhadap pelaku yang diamankan itu. Dari hasil interogasi, Pelaku mengakui bahwa BBM itu milik Viktoria Eko,” ungkap Nelson.

Sementara, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS, Letkol Inf Wisyudha Utama ketika dikonfirmasi Timor Express, Minggu (15/3) mengapresiasi kerja bersama Tim Gabungan yang terdiri dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS Pos Napan, Pospol Napan, Brimob, Imigrasi dan Bea Cukai yang bertugas di PLBN Napan.

BACA JUGA: Polisi Amankan Tiga Unit Mobil dan Ratusan Liter BBM

Dikatakan, dalam bulan Maret ini sudah dua kali melakukan operasi bersama dan membuahkan hasil yang maksimal. Dalam Patroli gabungan pertama kali, Tim mengamankan sebanyak 30 batang kayu jati olahan sedangkan Patroli gabungan kedua berhasil mengamankan 575 liter BBM bersubsidi.

“Kita kuat karena bersama sehingga dalam Bulan Maret ini sudah ada dua kasus penggagalan penyelundupan yang dilakukan oleh Tim Gabungan di PLBN Napan. Saya sudah ingatkan semua prajurit di satuan bawah untuk tetap intens melakukan patroli dan apabila menemukan barang-barang yang mencurigakan segera diamankan,” jelasnya.

Wisyudha menambahkan, barang bukti dan juga pelaku yang berhasil diamankan Tim Patroli Gabungan tersebut kini diamankan di Pospol Napan. Barang bukti tersebut rencananya akan diserahkan ke Polres TTU guna proses hukum lebih lanjut.

Wisyudha berharap, dengan dilakukanya penggagalan penyelundupan bersama oleh Tim Patroli Gabungan tersebut dapat memberikan efek jera kepada masyarakat perbatasan terutama Rasa cinta akan tanah air Indonesia lebih tinggi sehingga tidak melakukan tindak pidana yang merugikan negara.

“Kita akan dorong untuk proses hukum, barang bukti dan pelaku akan diserahkan kepada Polisi untuk proses hukum sehingga memberikan efek jera kepada masyarakat perbatasan,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top