Cegah Wabah DBD, Komunitas KKP TTU Bagi Obat Nyamuk di Pasar Baru | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Cegah Wabah DBD, Komunitas KKP TTU Bagi Obat Nyamuk di Pasar Baru


BAGI OBAT NYAMUK. Kaum millenial yang tergabung dalam Komunitas KKP saat membagikan obat nyamuk secara gratis kepada para pedagang di Pasar Baru Kefamenanu, Minggu (15/3). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Cegah Wabah DBD, Komunitas KKP TTU Bagi Obat Nyamuk di Pasar Baru


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kaum millenial di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang tergabung dalam Komunitas Kefa Kita Punya (KKP) membagi obat nyamuk jenis padat (bakar) kepada para pedagang di Pasar Baru Kefamenanu, Minggu (15/3).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian kaum millenial dalam mengatasi tingginya angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di TTU yang telah merenggut dua nyawa itu.

Sebagaimana terpantauan Timor Express, Minggu (15/3), bertempat di Pasar Baru Kefamenanu, kaum millenial KKP membagikan sebanyak 60 pak obat nyamuk padat kepada para pedagang kaki lima yang berjualan di area Pasar Rakyat tersebut.

Selain membagikan obat nyamuk, Komunitas KKP juga memberi sosialisasi kepada para pedagang terkait pola menggunakan obat anti nyamuk tersebut dan juga pola hidup bersih dan sehat sehingga tidak mudah terserang penyakit menular seperti DBD.

Ketua Komunitas KKP, Meylisa Sahan kepada media ini, Senin (16/3) menuturkan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan kaum millenial yang ikut berpartisipasi dalam memberantas penyakit DBD yang terus meningkat dan telah merenggut nyawa di TTU.

“Kita ketahui bersama bahwa Kabupaten TTU juga memiliki kasus DBD yang cukup tinggi sehingga Kita sebagai kaum muda pun ikut mengambil bagian dalam memberantas penyakit menular tersebut dengan membagikan obat nyamuk kepada para pedagang di Pasar Baru Kefamenanu,” ungkap Meylisa.

Meylisa menambahkan, pembagian obat nyamuk bakar bagi para pedagang tersebut dilakukan secara gratis.

Selain membagikan obat nyamuk, sambung Meylisa, pihaknya juga memberikan sosialisasi terkait pola hidup bersih dan sehat sehingga tidak mudah terserang penyakit menular seperti DBD. Pihaknya juga memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat terkait pola penggunaan obat nyamuk bakar itu.

“Obat nyamuk yang kita bagi itu sebanyak 60 pcs yang didapat dari hasil swadaya komunitas KKP. Kita juga memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat terutama harus menjaga pola hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

Meylisa menambahkan, para pedagang di Pasar Baru menyambut baik aksi sosial yang dilakukan Komunitas KKP tersebut. Bahkan sebagian pedagang tidak mendapatkan obat nyamuk lantaran jumlah yang disediakan dalam aksi sosial pertama itu masih terbatas.

Meylisa berharap, warga yang telah menerima obat nyamuk bakar itu dapat memanfaatkan dengan baik sehingga dapat mencegah penularan penyakit DBD yang kini menjadi ancaman serius di masyarakat.

“Aksi sosial yang kita lakukan itu berjalan lancar dan antusiasme masyarakat yang begitu besar membuat kami juga menjadi bahagia. Semoga obat nyamuk ini dapat bermanfaat untuk siapapun yang menerimanya,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top