Antisipasi Covid-19, Ini yang akan Dilakukan Bupati Matim | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Antisipasi Covid-19, Ini yang akan Dilakukan Bupati Matim


Bupati Matim, Agas Andreas. (FOTO: Fansi Runggat/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Antisipasi Covid-19, Ini yang akan Dilakukan Bupati Matim


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sejauh ini masih dinyatakan aman dari virus Corona (Covid-19). Meski demikian, Pemerintah setempat telah mengambil beberapa langkah sebagai bentuk antisipasi maupun pencegahan penyebaran virus ini. Langkah yang diambil Pemkab Matim ini menindaklanjuti Keputusan Presiden (Keppres) RI No. 7 tahun 2020 dan Edaran Gubernur Provinsi NTT.

“Kita sudah dapat surat Keppres dan edaran dari Gubernur, terkait antisipasi virus corona. Tentu Pemda Matim merespon itu dan segera menindaklanjuti dengan menggelar rapat bersama stakeholder pada Rabu (18/3) besok,” kata Bupati Matim, Agas Andreas, saat ditemui TIMEXKUPANG.com di ruang kerjanya, Senin (16/3) siang.

Menurutnya, rapat itu merupakan langkah awal antisipasi atau kesiapsiagaan menghadapi Corona. Dari rapat tersebut, lanjutnya, Bupati akan mengeluarkan instruksi kepada seluruh OPD dan imbauan kepada masyarakat. Termasuk rencana membentuk tim terpadu terkait langkah atau upaya dalam pencegahan dan penanganan penyebaran virus Corona.

“Setelah rapat dan bentuk tim terpadu, baru keluarkan instruksi ke OPD dan langkah antisipasinya. Ada juga edaran kepada lurah dan kepala desa. Tapi saya minta kepada masyarakat Matim untuk tidak boleh panik berlebihan terhadap pandemi virus Corona di Indonesia,” ujar Agas.

Apalagi kata Bupati Agas, sampai saat ini, Kabupaten Matim masih dinyatakan aman dari virus Corona. Artinya belum ditemukan baik itu suspect (terduga), ataupun yang terjangkit dengan virus corona.

“Yang paling penting itu, berperilaku hidup sehat dan harus jaga kebersihan,” tandasnya.

Agas memastikan bahwa pihaknya akan menginstruksikan dan melarang seluruh pegawai pemerintah, baik ASN maupun non ASN melakukan tugas ke luar daerah NTT. Terkait anggaran dalam urusan Corona, Pemda Matim masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.

Agas menambahkan, pihaknya juga akan mewajibkan seluruh OPD untuk menyediakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) disetiap pintu masuk kantor masing-masing.

“Dinas terkait saya harapkan aktif, responsif dan siaga dalam upaya pencegahan dan penanganan Corona. Termasuk juga nanti, dinas terkait untuk gencar lakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan melibatkan perangkat desa, terkait langkah pencegahan. Juga lakukan simulasi teknis dalam pencegahan dan penanganan Corona,” pungkas Bupati Agas. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top