Pemkab Sumba Tengah Bangun 1.115 Rumah Bagi Warga Miskin | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkab Sumba Tengah Bangun 1.115 Rumah Bagi Warga Miskin


SIMBOLIS. Bupati Sumba Tengah, Paulus K. Limu melakukan pemasangan batako secara simbolis saat launching program pembangunan rumah mandiri di salah satu rumah milik warga yang mendapat bantuan di Desa Makatakeri, Kecamatan Katiku Tana, Selasa (17/3). (FOTO: Istimewa)

KABAR FLOBAMORATA

Pemkab Sumba Tengah Bangun 1.115 Rumah Bagi Warga Miskin


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Tengah terus memberikan perhatian kepada rakyat kecil di daerah itu, terutama terkait kepemilikan rumah bagi warga miskin seperti duda, janda, yatim piatu, dan anak terlantar. Di era kepemimpinan Bupati Paulus K. Limu, diluncurkan program Rumah Mandiri, yakni memberikan bantuan dana untuk pembangunan rumah bagi warga miskinnya.

Launching pembangunan Rumah Mandiri Tahun 2020 dilakukan Bupati Sumba Tengah, Selasa (17/3), bertempat di salah satu rumah milik warga yang mendapat bantuan di Desa Makatakeri, Kecamatan Katiku Tana.

Dalam sambutannya pada acara itu, Paulus K. Limu meminta para fasilitator pendamping untuk memastikan seluruh proses pembangunan dilakukan sampai tuntas dan tidak ada pekerjaan yang terbengkalai.

“Saya menegaskan supaya pembangunan Rumah Mandiri ini harus sampai tuntas dikerjakan, jangan ada yang kurang seperti pintu, jendela, toilet. Harus dipastikan semuanya sudah selesai dikerjakan dengan baik dan jangan ada yang terbengkalai. Marilah kita bekerja dengan rendah hati dan bergotong-royong,” tegas Bupati Paulus.

Agar proses pengerjaan bantuan rumah bagi warga miskin itu berjalan lancar, Paul Limu mengharapkan agar selalu berkomunikasi dengan berbagai pihak, seperti kepala desa, camat dan dinas terkait bila terdapat kendala dalam proses pengerjaan agar dilaporkan guna ditindaklanjuti lebih lanjut.

“Saya berharap kepada para pendamping supaya selalu berkomunikasi dengan berbagai pihak antara lain Kepala Desa, Camat dan Dinas terkait bila terdapat kendala dalam proses pengerjaan agar dilaporkan untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,” harap Paul Limu.

Launching Rumah Mandiri tahun anggaran 2020 berukuran 6 x 6 meter persegi atau tipe 36 ini diawali dari Kecamatan Katiku Tana di Desa Makatakeri, Desa Kabela Wuntu, Desa Dewajara dan Desa Anakalang. Selanjutnya berturut-turut launching yang sama akan dilakukan di kecamatan lainnya.

Bupati Paulus K. Limu foto bersama masyarakat usai launching program rumah mandiri. (FOTO: Istimewa)

Dihubungi TIMEXKUPANG.com dari Kupang, Selasa (17/3), Paul Limu menjelaskan, dari sekitar 86 ribu penduduknya, terdapat lebih kurang 36 persen warga miskin. Salah satu program strategis Pemkab adalah Pro Olimu atau program yang berpihak kepada rakyat, yakni dengan pemberian rumah bagi rakyat kecil atau Rumah Mandiri.

Mantan Kepala Inspektorat Provinsi NTT ini menjelaskan, Program Rumah Mandiri telah diluncurkan sejak tahun 2019 lalu dengan membangun sebanyak 1.216 rumah. Adapun sumber dananya berasal dari APBD Kabupaten Sumba Tengah dan APBDes. Sumber lainnya adalah bantuan dari APBD NTT, Bank Dunia, dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Lebih lanjut dikatakan, setiap rumah mendapat alokasi dana senilai Rp 50 juta dan dibangun dengan sistem gotong royong oleh warga setempat.

“Sebenarnya tiap rumah dialokasikan Rp 75 juta. Tapi karena dibangun secara gotong royong sehingga tiap rumah senilai Rp 50 juta. Untuk memperlancar pembangunannya, disetiap desa disiapkan Bapak Angkat, yakni para pimpinan OPD, Kapolres, Dandim, dan Bank NTT. Mereka ini adalah Bapak Angkat yang mengoordinir gotong-royong pembangunan rumah,” jelasnya.

Paul Limu menambahkan, untuk tahun ini, pihaknya akan membangun sekitar 1.115 rumah mandiri bagi warga miskin di Sumba Tengah.

“Dari sekitar 25 ribu orang miskin, dengan taksiran dalam setiap Kepala Keluarga terdapat 3 – 5 orang, maka target kita dalam empat tahun bisa membangun sekitar 5 ribu rumah mandiri bagi warga miskin,” bebernya.

Turut hadir dalam Launching Rumah Mandiri tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Tengah, Drs. Umbu Eda Pajangu, M.Si, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Camat Katiku Tana, dan Kepala Desa Makatakeri. (yl/aln)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top