Rupiah Sudah Lampaui Level Rp 15.000, Masih Berpotensi Tertekan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Rupiah Sudah Lampaui Level Rp 15.000, Masih Berpotensi Tertekan


RUPIAH BERDAULAT DI PERBATASAN. Petugas dari Bank Indonesia saat melakukan penukaran uang rupiah dengan uang tak layak edar milik masyarakat di wilayah Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, medio April 2018 lalu. Ini merupakan daerah 3T yang berbatasan darat langsung dengan distrik Oekusi, Timor Leste. (FOTO: Marthen Bana/TIMEX)

BISNIS

Rupiah Sudah Lampaui Level Rp 15.000, Masih Berpotensi Tertekan


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Di tengah terpaan pandemi virus corona (Covid-19), nilai tukar rupiah akhirnya tersungkur ke level Rp 15.000 per dolar AS. Di mana sentimen pasar masih belum bisa pulih.

Pada pukul 09.53 WIB, rupiah bergerak melemah 82 poin atau 0,55 persen menjadi Rp 15.015 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.933 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa (17/3), mengatakan kelihatannya sentimen masih belum membaik dimana aset-aset berisiko masih tertekan.

“Semalam Wall Street jatuh dalam lebih dari 12 persen. Kekhawatiran pasar terhadap penyebaran wabah corona masih tinggi,” ujar Ariston.

Kendati demikian, lanjutnya, pagi ini indeks Nikkei sempat bergerak positif dan S&P Futures juga demikian.

“Mungkin berita persiapan stimulus dari pemerintah AS membantu mengangkat sentimen sebagian pelaku pasar,” kata Ariston.

Pemerintah AS masih bernegosiasi dengan Senat untuk menggelontorkan paket stimulus yang lebih besar. Pemerintah Selandia Baru juga merilis stimulus 12,1 miliar dolar Selandia baru (NZD) pagi ini. Bank sentral Australia juga mempersiapkan stimulus moneter lanjutan.

“Rupiah masih berpotensi tertekan karena kekhawatiran penyebaran corona namun sentimen stimulus AS bisa membantu menahan pelemahan rupiah,” ujar Ariston. (mg8/jpnn)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top