Covid-19 Terus Merebak, Pesparani Terancam Ditunda | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Covid-19 Terus Merebak, Pesparani Terancam Ditunda


Ketua Umum Panitia Pesparani, Drs. Sinun Petrus Manuk. (FOTO: Istimewa)

KABAR FLOBAMORATA

Covid-19 Terus Merebak, Pesparani Terancam Ditunda


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pagelaran Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat provinsi maupun tingkat nasional di Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terancam ditunda. Hal ini diakibatkan makin meluasnya pandemi Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) hingga ke wilayah Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Pesparani tingkat provinsi rencananya akan digelar tanggal 14 – 17 Mei 2020, sedangkan Pesparani tingkat nasional digelar akhir Oktober 2020 mendatang. Kota Kupang menjadi tuan rumah perhelatan dua even religius tersebut.

Dalam rapat panitia Pesparani, di Kantor FKUB NTT sekaligus Sekretariat Panitia, Selasa (17/3), muncul pertimbangan agar pesta paduan suara dua tahunan itu diundur dengan mempertimbangkan pandemi Covid-19 ini.

Hanya Penundaan tersebut masih akan dikonsultasikan dengan Pemerintah Provinsi NTT. Rapat koordinasi menyikapi merebaknya Covid-19 dipimpin Ketua LP3K Provinsi NTT, Frans Salem, SH dihadiri Ketua Umum Panitia, Drs. Sinun Petrus Manuk dan anggota panitia lainnya.

Dalam keterangan tertulis panitia yang diterima TIMEXKUPANG.com, disebutkan bahwa panitia akan terus melakukan pemantauan terkait perkembangan situasi nasional dan daerah pasca merebaknya Virus Korona di berbagai daerah di Indonesia.

Disebutkan lagi, untuk memastikan semua rencana itu, LP3KD NTT dan panitia akan melakukan koordinasi dengan semua pihak terutama Uskup Agung Kupang, Gubernur NTT, Wali Kota Kupang dan Ketua LP3KN untuk memastikan waktu pelaksanaan Pesparani tersebut.

“Kepastian waktu pagelaran Pesparani tingkat provinsi akan dipastikan dalam sebuah keputusan pada Minggu pertama April 2020, apakah tetap sesuai jadwal atau ditunda pelaksanaannya,” jelas Ketua LP3K NTT, Frans Salem dalam keterangannya.

BACA JUGA: Kota Kupang Jadi Tuan Rumah, Panitia Pesparani Temui Wakil Walikota

Meski demikian, baik Ketua LP3KD NTT dan Ketua Panitia tetap meminta panitia pelaksana untuk tetap bekerja keras mempersiapkan segala sesuatunya dengan tetap pada target awal pelaksaanan kegiatan sesuai jadwal, yakni 14 – 17 Mei 2020.

Selain kepada panitia, LP3KD NTT juga meminta kepada para peserta dari Kabupaten/Kota se-NTT yang akan mengambil bagian dalam Pesparani tingkat Provinsi NTT agar tetap berlatih dan mempersiapkan diri sambil menanti kepastian pelaksanaan kegiatan dari LP3KD NTT dan Panitia Pelaksana Pesparani NTT.

Terkait pemenang lomba Sayembara Mars dan Logo Pesparani Tahun 2020 yang telah di-launching Februari 2020 lalu, menurut panitia akan diumumkan pada 28 Maret 2020 mendatang.

Ketua Umum Panitia Pesparani NTT Sinun Petrus Manuk menambahkan, rapat koordinasi dilakukan guna memastikan kesiapan panitia untuk terus bekerja keras dan berkoordinasi agar semua rencana kegiatan berjalan sesuai jadwal.

Menurut Sinun, pihaknya siap mengamankan keputusan yang akan diambil oleh Pemprov dalam hal ini Gubernur NTT terkait situasi merebaknya Covid-19.

“Manakala dalam persiapan ini sudah maksimal namun karena berbagai pertimbangan situasi dari para pihak dalam hal ini Gubernur NTT maka Panitia Pelaksana siap mengamankan arahan Pemerintah Provinsi NTT selaku pemegang otoritas wilayah,” jelas Sinun. (yl/aln)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top