Mahasiswa UKAW Kupang Latih Warga Sasi Buat Pupuk Bokashi dan Organik Cair | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Mahasiswa UKAW Kupang Latih Warga Sasi Buat Pupuk Bokashi dan Organik Cair


LATIH WARGA SASI. Mahasiswa KBPM UKAW Kupang (Jaket almamater Kuning) saat melatih warga bagaimana membuat pupuk Bokashi dan Organik Cair di Dusun Fatuknutu, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, TTU, Selasa (17/3). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PENDIDIKAN

Mahasiswa UKAW Kupang Latih Warga Sasi Buat Pupuk Bokashi dan Organik Cair


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang yang tengah melakukan Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melatih warga Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu membuat pupuk Bokashi dan Organik Cair.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung di Dusun Fatuknutu, pada Selasa (17/3) itu dilakukan secara gratis. Pelatihan itu dihadiri puluhan warga disaksikan langsung Lurah Sasi, Paulus Peter Ego dan juga Dosen Pedamping Lapangan (DPL), Yakob Metboki.

Pantauan langsung Timor Express, Selasa (17/3) bertempat di Dusun Fatuknutu, mahasiswa KBPM UKAW Kupang bersama masyarakat setempat mengolah sejumlah bahan baku menjadi pupuk Bokashi dan pupuk Organik Cair. Para mahasiswa juga mempraktikkan cara menanam menggunakan metode hidroponik memanfaatkan pupuk Bokashi dan Organik Cair itu.

Masyarakat Kelurahan Sasi begitu antusias mengikuti pelatihan itu. Maklum ini merupakan pengalaman baru bagi warga setempat.

Lurah Sasi, Paulus Peter Ego menuturkan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada UKAW Kupang yang telah menempatkan mahasiswanya untuk melaksanakan kegiatan KBPM di Kelurahan Sasi.

BACA JUGA: Dukung Program Pemprov, Mahasiswa UKAW-Warga Kelurahan Sasi Tanam Kelor

Dikatakan, kehadiran mahasiswa UKAW Kupang membawa inovasi baru bagi Kelurahan Sasi dan masyarakatnya. Banyak terebosan baru yang dilakukan mahasiswa.

“Ini sangat membantu kami dalam menyelesaikan beberapa persoalan yang dialami oleh masyarakat. Beberapa program kerja bisa dilakukan secara berasama-sama di masyarakat seperti kegiatan pelatihan pembuatan pupuk ini,” ungkap Peter Ego.

Sementara, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Yakob Metboki mengatakan, kegiatan itu bertujuan melatih masyarakat dalam membuat pupuk organik agar masyarakat dapat meminimalisir penggunaan pupuk anorganik atau kimia.

“Semoga Kegiatan ini dapat menambah wawasan warga Kelurahan Sasi dalam pembuatan pupuk, setelah melihat ini mereka bisa melakukannya sendiri terutama untuk pembuatan pupuk Bokashi dan Organik Cair,” harap Yakob.

Yakob menambahkan, pelatihan pembuatan pupuk itu dilakukan lantaran sebagian besar masyarakat Kelurahan Sasi berprofesi sebagai petani. Untuk itu, lanjut Yakob, mahasiswa sebagai agen perubahan harus mampu memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat terkait pola bertani yang baik dan benar.

“Kita berharap pelatihan pembuatan pupuk bokashi dan organik cair tersebut dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia. Bahkan dapat beralih ke penggunaan pupuk organik yang memiliki dampak yang sangat baik pada tanaman pertanian,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top