Puskesmas Oenopu Punya 2 Ambulance, Rujuk Pasien Pakai Dump Truck | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Puskesmas Oenopu Punya 2 Ambulance, Rujuk Pasien Pakai Dump Truck


NAIK DUMP TRUCK. Kardo Taus, pasien yang menderita panas tinggi di Puskesmas Oenopu saat dirujuk ke Rumah Sakit Marianum Halilulik menggunakan dump truk. (FOTO: Istimewa)

KABAR FLOBAMORATA

Puskesmas Oenopu Punya 2 Ambulance, Rujuk Pasien Pakai Dump Truck


Bupati TTU Minta Plt Kadis Kesehatan Panggil Kapus

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kardo Taus, seorang bocah warga Desa Teba, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang lagi sakit panas tinggi dan harus dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Marianum Halilulik terpaksa dibawa menggunakan dump truck.

Padahal di Puskesmas Oenopu ketika pasien ini datang terdapat dua unit mobil ambulance yang memang disiagakan untuk melayani masyarakat setempat. Namun dua mobil itu hanya terparkir rapih dan tidak bisa digunakan karena sopir tidak berada di tempat. Sudah begitu, kunci mobil ambulance ini pun tak ada.

Frid Taus, orang tua Kardo Taus kepada Timor Express, Rabu (18/3) membenarkan anaknya yang menderita panas tinggi harus dirujuk ke Rumah Sakit Marianum Halilulik menggunakan dump truk karena ketiadaan sopir ambulance di Puskesmas Oenopu.

Dikatakan, petugas kesehatan yang menangani pasien pun telah berupaya menghubungi sopir ambulance namun tidak tersambung. Pihaknya juga telah meminta bantuan ke salah satu sopir untuk mengendarai ambulance namun kunci kontak kedua mobil tersebut tidak ada. Diduga kunci mobil dibawa oleh sopir ambulance.

Kardo Taus bersama sang ibu dan petugas Puskesmas Oenopu yang sedang memegang cairan infus didalam truk bersiap menuju Rumah Sakit Marianum Halilulik. (FOTO: Istimewa)

“Sopir ambulance tidak ada. Kami sudah panggil salah satu sopir untuk kemudikan mobil ambulance namun kunci mobil juga tidak ada. Panas anak kami (Kardo, Red) tensinya semakin meninggi sehingga kami terpaksa bersama petugas Puskesmas membawa anak ini naik dump truck ke Rumah Sakit Marianum Halilulik,” ungkap Frid Taus.

Sementara, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes ketika dikonfirmasi Timor Express, Rabu (18/3) menyampaikan bahwa pihaknya baru mengetahui adanya kejadian tersebut dari wartawan.

Bupati mengaku segera memerintahkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan untuk memanggil Kepala Puskesmas dan driver ambulance di Puskesmas Oenopu untuk dimintai keterangan mengenai persoalan itu.

Apabila terbukti benar bahwa kejadian itu terjadi karena kelalaian dari Kepala Puskesmas atau driver maka harus diberikan sanksi tegas karena lalai menjalankan tugasnya.

“Saya sudah perintahkan Plt Kadis Kesehatan untuk periksa Kepala Puskesmas (Kapus, Red) dan sopir ambulance. Kalau terbukti bersalah harus diberikan hukuman karena lalai menjalankan tugas,” tegasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top