Lantik 206 Kasek dan Pengawas, Bupati Matim: Guru Harus Cegah Covid-19 dan Jangan Merokok di Sekolah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Lantik 206 Kasek dan Pengawas, Bupati Matim: Guru Harus Cegah Covid-19 dan Jangan Merokok di Sekolah


SUMPAH. Para Kasek dan Pengawas mengangkat sumpah saat acara pelantikan oleh Bupati Matim di di aula Koperasi AMT, Borong, Rabu (18/3). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Lantik 206 Kasek dan Pengawas, Bupati Matim: Guru Harus Cegah Covid-19 dan Jangan Merokok di Sekolah


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 206 orang Kepala Sekolah (Kasek) dan pengawas di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Agas Andreas, di aula Koperasi AMT, Rabu (18/3). Ratusan kasek dan pengawas ini dilantik setelah melalui proses seleksi yang ketat oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemkab Matim.

Acara pelantikan itu dihadiri Kepala BKD Matim Yustina Ngidu, Kadis PPO Basilius Teto, pimpinan DPRD Matim, sejumlah pimpinan OPD, saksi rohaniwan, saksi PNS.

Bupati Matim, Agas Andreas dalam kesempatan itu mengatakan, proses pengangkatan Kasek kali ini belum mengikuti secara utuh Permendikbud Nomor 6 tahun 2018, tentang penugasan guru sebagai Kasek. Hal itu karena jumlah PNS yang memenuhi persyaratan tidak mencukupi pemenuhan kebutuhan Kepala UPTD di Matim.

“Harus dipercaya bahwa pengangkatan dan pemberhentian Kepsek ini telah dikaji secara mendalam oleh Baperjakat dengan berpedoman pada Permendiknas No. 13 tahun 2007, Permendikbud No. 28 tahun 2010, serta Permendikbid No. 6 tahun 2018,” ujar Bupati Agas.

Selain itu kata Agas, tugas utama pengawas dan guru, yakni mengabdi kepada masyarakat dengan meningkatkan kualitas pendidikan. Perlu disadari bahwa dunia pendidikan itu tiang utama pembangunan SDM. Sehingga semuanya diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang unggul dan berkualitas di masa depan.

“Saya ingatkan saudara-saudara yang dilantik hari ini agar memiliki tanggung jawab moral dan struktural sebagai garda terdepan. Demi mewujudkan cita-cita dunia pendidikan di Matim ke depan. Saudara harap membawa sekolah menuju sekolah yang berkualitas dan memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat,” pesan Bupati Agas.

Dalam kesempatan itu Bupati juga ingatkan kepada mereka yang dilantik, khususnya bagi Kasek, bahwa harus tahu tugas utama di sekolah, yakni fungsi manajerial, fungsi perencanaan, fungsi pengawasan, fungsi dukungan, dan fungsi sosial.

Selain tugas utama itu, Bupati Agas juga memberikan tugas baru kepada Kasek yang baru dilantik agar ikut mencegah penyebaran pandemi Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) dengan menerapkan pola hidup bersih. Biasakan guru dan anak-anak sekolah harus cuci tangan pakai cairan cuci tangan.

“Saya minta mulai sekarang di sekolah-sekolah yang Bapak/Ibu pimpin, harus cegah Korona dengan pola hidup yang sehat dan bersih. Virus ini sudah mewabah, tapi jangan terlalu panik seperti dunia ini mau hancur. Tinggal saja lakukan pola hidup bersih bagi diri, anak sekolah, dan lingkungan sekolah,” pinta Agas.

Bupati Agas juga mengingatkan para guru agar jangan suka merokok di lingkungan sekolah. Apalagi di depan murid. Jangan hanya tahu tulis di sekolah-sekolah, bahwa kawasan dilarang merokok tapi gurunya merokok di depan murid.

“Ini juga bagian dari cara perlindungan anak didik. Sosialiasikan juga kepada masyarakat, bahwa jangan panik terhadap Korona. Berdoa dan jaga kebersihan,” tegasnya.

Bupati Agas juga meminta para pengawas agar menjadi mitra guru dalam meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran serta bimbingan di sekolah binaanya.

“Jadi pengawas itu bukan untuk menyalahkan, tapi membimbing. Jangan juga seolah-olah seperti hakim, pengawas itu harus jadi konsultan. Pengawas sebagai mitra guru dalam meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran di sekolah bimbingan. Disini jadi mitra diskusi. Juga tugasnya sebagai inovator, sebagai konselor, dan sebagai motivator. Tugas utama Kasek dan pengawas, harus dilaksanakan dengan sadar dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara Kadis PPO Matim, Basilius Teto, kepada media ini usai acara pelantikan menjelaskan, jumlah Kasek dan pengawas yang dilantik itu sebanyak 206 orang. Terdiri dari pengawas SD hingga SMP sebanyak 6 orang, Kasek SMP (61 orang), Kasek SD (137 orang), dan Kasek TK (2 orang).

“Untuk seluruh Kasek, mereka dilantik setelah dilakukan proses seleksi oleh pihak lembaga yang berwenang. Pelantikanya Kepsek ini berdasarkan Keputusan Bupati No. BKPSDMD. 821.29/515/III/2020 dan untuk pengawasnya sesuai Keputusan Bupati No. BKPSDMD. 821.29/535/III/2020,” jelas Basilius Teto. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top