Pentahbisan Uskup Ruteng Berlangsung Khusuk, Undangan yang Hadir Diukur Suhu Tubuh | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pentahbisan Uskup Ruteng Berlangsung Khusuk, Undangan yang Hadir Diukur Suhu Tubuh


MASUK GEREJA. Uskup Ruteng, Mgr. Sipri Hormat dikawal anggota Polres Manggarai bersama para Uskup dan Kardinal saat memasuki gereja Katedral Ruteng untuk prosesi pentahbisan, Kamis (19/3). (FOTO: Fansi Runggat/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pentahbisan Uskup Ruteng Berlangsung Khusuk, Undangan yang Hadir Diukur Suhu Tubuh


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Pentahbisan Uskup Ruteng, Mgr. Sipri Hormat, berlangsung di Gereja Katedral Ruteng, Kabupaten Manggarai, Kamis (19/3) pukul 09.00 Wita. Uskup Sipri ditahbis oleh Kardinal Mgr. Ignatius Suharyo. Meski momentum religius ini berlangsung di tengah ancaman pandemi Covid-19, prosesi pentahbisan berlangsung khusuk.

Sebagaimana terpantau TIMEXKUPANG.com, sekira pukul 07.00 Wita, para undangan dan umat dari Keuskupan Ruteng, mulai berdatangan ke gereja Katedral Ruteng. Guna mencegah penyebaran Coronavirus Disease-2019 (Covid-19), semua yang hadir sejak di pintu gerbang masuk gereja diarahkan untuk membersihkan tangan dengan cairan pembersih yang disediakan panitia. Selanjutnya, begitu memasuki gedung utama Katedral, semua undangan yang masuk ke gedung gereja diukur suhu tubuh oleh petugas.

Para undangan, baik dari pusat, provinsi dan kabupaten, datang sebelum waktunya. Seperti anggota DPR RI, Beni Kabur Karman, sejumlah pejabat dari Pemprov NTT, Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man bersama ibu, dan para bupati se Manggarai Raya juga hadir di acara akbar umat Katolik itu.

BACA JUGA: Uskup Ruteng Ditahbis 19 Maret, Hadir 36 Uskup di Indonesia

Pintu gerbang gereja juga dijaga ketat aparat Kepolisian, TNI, Sat Pol PP, dan Dinas Perhubungan. Misa Pentahbisan ini juga dihadiri seluruh imam se Keuskupan Ruteng, para biarawan/biarawati, dan puluhan Uskup maupun Vikjen di Indonesia.

Panitia menyiapkan tenda dan kursi di bagian barat gereja Katedral Ruteng, untuk ditempati bagi umat dan undangan. Selain itu juga umat menempati aula Serbaguna St. Asumpta.

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas bersama istri tampak melewati petugas pengukur suhu tubuh di pintu masuk gereja, Kamis (19/3). (FOTO: Fansi Runggat/TIMEX)

Ketua Panitia Pelaksana, Anglus Angkat, saat ditemui media ini di Gereja Katedral, Kamis (19/3) pagi menjelaskan, jumlah kursi yang disiapkan panitia sesuai undangan yang dikeluarkan sebanyak 4.000 kursi. Namun tidak menutup kemungkinan, jumlahnya bisa bertambah keangka 7.000an. Karena banyak umat Katolik di Keuskupan yang hadir dalam misa penthabisan Uskup Mgr. Sipri.

“Panitia sudah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Manggarai untuk antisipasi dan mencegah penyebaran Virus Korona. Tentu siapa saja yang masuk di pintu gerbang dibersihkan tangannya dengan cairan pembersih. Juga dilakukan pengukuran suhu tubuh. Sampai saat ini, semua undangan yang hadir hasil pengukuran suhu tubuh bagus adanya atau normal,” ungkap Anglus Angkat.

Menyinggung soal adanya informasi permintaan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat yang juga Gugus Tugas Covid-19 yang meminta agar acara pentahbisan ini ditunda untuk antisipasi Covid-19, menurut Anglus, panitia sudah mengtahui informasi tersebut, namun acara pentahbisan tetap berjalan.

Sementara itu, berdasarkan informasi, Menteri Kominfo, Jhoni G. Plate, Rabu (18/3) sudah hadir di Ruteng untuk hadir diacara tersebut. Namun saat acara pentahbisan berlangsung, Plate tak tampak. “Informasinya Pak Menteri Jhoni Plate sudah kembali ke Jakarta karena dipanggil Presiden,” ungkap sumber terpercaya yang meminta namanya tak dipublish. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top