Timor Leste Tutup Perbatasan, Pelintas Batas Tertahan di Batugade | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Timor Leste Tutup Perbatasan, Pelintas Batas Tertahan di Batugade


TERTAHAN DI BATUGADE. Para pelintas batas yang hendak masuk ke wilayah Timor Leste tertahan di pos Batugade, Kamis (19/3). Tampak para pelintas mendapat penjelasan pihak Imigrasi Timor Leste terkait kebijakan pelalarangan masuk wilayah Timor Leste yang berlaku hari ini. (FOTO: Istimewa)

NASIONAL

Timor Leste Tutup Perbatasan, Pelintas Batas Tertahan di Batugade


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) mengambil keputusan menutup pintu perbatasan di wilayah NTT-Timor Leste. Akibatnya sejumlah pelintas batas dari wilayah Indenesia yang hendak memasuki wilayah Timor Leste tertahan di pintu perbatasan Batu Gede, wilayah Timor Leste.

Informasi ini dibenarkan Kepala Badan Pengelola Perbatasan (BNPP) Provinsi NTT, Linus Lusi kepada TIMEXKUPANG.com, Kamis (19/3) siang.

Menurut Linus, kabar penutupan pintu perbatasan menuju Timor Leste ini dia peroleh setelah berkomunikasi dengan Konsul RI di Oekusi, Maria Silaban pagi tadi.

Linus menyebutkan, dalam komunikasi itu, Maria Silaban mengaku tengah membangun komunikasi dengan pihak pemerintah Timor Leste terkait penutupan tersebut agar tidak menimbulkan kepanikan.

“Setelah saya berkomunikasi dengan Ibu Maria Silaban, Konsul RI di Oekusi, beliau sampaikan bahwa ia terus berkoordinasi dengan Kemlu Timor Leste agar mencegah kepanikan di perbatasan,” ungkap Linus yang menyebutkan keputusan menutup pintu perbatasan oleh pihak Timor Leste itu dilakukan mulai Kamis (19/3) pukul 13.00 Wita tadi.

Konsul RI di Oekusi, Maria Silaban (kiri) dan Kepala BNPP NTT, Linus Lusi usai menghadiri rapat koordinasi menyikapi Covid-19 di kantor Gubernur NTT, Senin (16/3). (FOTO: Istimewa)

Linus juga menyebutkan, berdasarkan informasi yang ia terima bahwa petugas Imigrasi Timor Leste hanya membuka pelayanan perlintasan bagi WNA dan WNI yang kawin silang dengan WN Timor Leste. “Kami terus melakukan koordinasi, untuk meminta surat resmi dari Pemerintah Timor Leste,” ungkap Linus mengutip penyampaian Konsul RI kepadanya.

Berdasarkan surat resmi Kementerian Luar Negeri Timor Leste NV. No.04/DGAB/MNEC/III/2020 yang diperoleh media ini sore tadi menyebutkan bahwa pemerintah Timor Leste mengambil tindakan sementara melarang masuknya semua warga asing (WNA) dari negara terdampak Covid-19.

Disebutkan bahwa, bagi WNA yang memiliki misi khusus ke Timor Leste akan diizinkan masuk ke wilayah tersebut dengan ketentuan harus menyampaikan permohonan satu minggu sebelum kedatangan.

Dalam surat itu juga disebutkan bahwa pemerintah Timor Leste menyampaikan terima kasih kepada perwakilan negara sahabat dan organisasi internasional yang terakreditasi di Timor Leste untuk menginformasikan kepada semua warga atau anggotanya tentang kebijakan sementara pelarangan masuk wilayah Timor Leste.

Kebijakan tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkan, yakni 18 Maret 2020 dan akan ditinjau secara berkala dua minggu oleh Kemlu Timor Leste. (aln)

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top