PLBN Napan dan Wini Tetap Beroperasi, Pengawasan Pelibas Ditingkatkan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

PLBN Napan dan Wini Tetap Beroperasi, Pengawasan Pelibas Ditingkatkan


TETAP AWASI PELIBAS. Petugas di PLBN Wini mengawasi para pelintas batas dengan memantau suhu tubuh menggunakan thermal sncanner. (FOTO: Petrus Usboko/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

PLBN Napan dan Wini Tetap Beroperasi, Pengawasan Pelibas Ditingkatkan


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan dan Wini yang terletak di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) tetap beroperasi seperti biasanya sambil menunggu perintah resmi dari Pemerintah Pusat.

Meski demikian, kedua PLBN itu akan meningkatkan pengawasan dan memperketat pelayanan berupa pemeriksaan medis bagi pelintas batas (Pelibas) yang akan masuk maaupun keluar wilayah Indonesia.

Kepala BNPP PLBN Wini, Don Gaspar Ukat kepada Timor Express, Jumat (20/3) mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor menyikapi penyebaran virus korona yang sementara ini menjadi ancaman bagi seluruh masyarakat dunia, tak terkecuali Indonesia.

Dalam rapat koordinasi itu, PLBN Wini dan Napan tetap akan melaksanakan pelayanan lintas batas bagi pemulangan WNI yang ada di negara RDTL, Distrik Oekusi. PLBN Wini akan memperketat pelayanan berupa pemeriksaan medis bagi pelintas batas yang akan masuk atau keluar wilayah Indonesia.

“Untuk saat ini PLBN Wini dan Napan tidak diberlakukan penutupan pintu batas. Kita memperketat pelayanan arus keluar masuk pelintas batas. Kita terapkan pemeriksaan kesehatan bagi pelintas batas yang masuk atau keluar wilayah Indonesia,” tutur Gaspar.

Sementara, Konsul RI di Oekusi, Timor Leste Maria Oni Silaban ketika dikonfirmasi Timor Express ke telepon selulernya, Jumat (20/3), menuturkan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) telah menginstruksikan kepada Pemerintah setempat agar PLBN Wini dan Napan tetap beroperasi seperti biasanya.

Dikatakan, seluruh PLBN sudah mendapatkan arahan dari Kepala BNPP Republik Indonesia agar PLBN tidak tutup, melainkan melakukan pelayanan menyesuaikan kebijakan Pemerintah dari Timor Leste (RDTL).

“Kami KBRI dan perwakilan asing di Dili diminta oleh Pemerintah RDTL agar mengimbau warga negaranya masing-masing untuk tidak keluar atau masuk Timor Leste. Sedangkan untuk PLBN di wilayah Indonesia tetap beroperasi,” tutur Silaban.

Silaban menambahkan, kebijakan penutupan sementara perbatasan oleh Pemerintah RDTL berlaku sejak 19 Maret 2020 hingga empat pekan ke depan. Setelah itu, Pemerintah RDTL akan melakukan periodical review.

Menurut Maria Silaban, WNI yang bekerja di RDTL (dibuktikan dengan visa kerja) dan WNI yang kawin silang dengan WNTL dapat melintas dengan syarat harus melakukan isolasi mandiri selama 2 minggu bila datang dari wilayah pandemik Covid-19.

“Kita tetap menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah RDTL dan tetap memberikan pelayanan seperti biasa dengan meningkatkan pengawasan untuk setiap pelintas batas,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top