ODP Covid-19 di NTT Naik Drastis, Sudah 92 Orang, Menyebar di 13 Kabupaten/Kota | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

ODP Covid-19 di NTT Naik Drastis, Sudah 92 Orang, Menyebar di 13 Kabupaten/Kota


Kadis Kesehatan NTT, dr. Dominikus Minggu Mere dan Karo Humas Setda NTT, Marius Ardu Jelamu (kanan) memberi keterangan kepada wartawan di Kantor Gubernur NTT, Sabtu (21/3). (FOTO: Johni Siki/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

ODP Covid-19 di NTT Naik Drastis, Sudah 92 Orang, Menyebar di 13 Kabupaten/Kota


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengedepankan protokol WHO dan pemerintah Indonesia terhadap ancaman penyebaran pandemik Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) harus dipatuhi betul seluruh warga, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasalnya, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 di NTT meningkat secara drastis. Pada Jumat (20/3), jumlah ODP di NTT sebanyak 41 orang, tersebar di lima kabupaten/kota. Hanya sehari, Sabtu (21/3), jumlahnya melonjak drastis mencapai 92 orang yang kini dalam pemantauan Virus Korona.

Tambahan jumlahh ODP Covid-19 di NTT disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr. Dominikus Minggu Mere bersama Kepala Biro Humas Setda NTT, Marius Ardu Jelamu pada sesi konferensi pers di Lantai II Kantor Gubernur NTT, Sabtu (21/3) siang.

“Berdasarkan data notivikasi laporan semua kabupaten kota, Jumat (20/3) pukul 21.00 wita jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 92 orang. Ini data update tadi malam jumlahnya sudah 92 orang. Hari ini datanya tentu berbeda, dan posko kita terus meng-update. Nanti kita terus umumkan lagi jika sebentar datanya di-update,” ungkap dr. Domi Mere.

Dokter Domi Mere merincikan, jika sebelumnya sebaran ODP hanya berada di lima kabupaten/kota, kini sudah meluas ke-13 kabupaten/kota. Rinciannya, Kota Kupang ODP 34 orang, Sikka (26 orang), Manggarai Barat (8 orang), Sumba Barat Daya (7 orang), Flores Timur (4 orang), TTS (3 orang), dan Sumba Timur (2 orang). Selanjutnya Kabupaten Kupang (2 orang), Lembata (2 orang), Alor (1 orang), Manggarai Timur (1 orang), Malaka (1 orang), dan Kabupaten Belu (1 orang).

BACA JUGA: ODP Covid-19 di NTT Meningkat jadi 41 Orang, Ini Sebaran Daerahnya

Domi Mere mengatakan, data ini fluktuatif. Nanti 14 hari setelah notifikasi berubah bisa saja jumlah ini berubah atau berkurang.

Menyinggung terkait kesiapan rumah sakit yang disiapkan pemerintah sebagai rujukan, Domi Mere mengatakan, masih kekurangan alat pelindung diri (APD) dan kebutuhan peralatan medis khusus lainnya.

Dinas Kesehatan NTT, kata dr. Domi Mere, sudah diperintahkan untuk membuat kebutuhan alat pelindung diri untuk kebutuhan kabupaten/kota. Meski demikian, dr. Domi meminta agar kabupaten/kota juga merencanakan pengadaan memanfaatkan dana APBD II sehingga bisa mengatasi secara bersama-sama.

“Perlu sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota sehingga sama-sama atasi bencana kemanusian ini,” harapnya.

Sementara Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Jelamu, menambahkan dengan jumlah ODP yang terus melonjak, tentu pemerintah sedang memikirkan langkah yang tepat untuk penanganannya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT, kata Marius, sudah bersurat ke Bupati dan Wali Kota se NTT untuk meliburkan sekolah. Melarang PNS untuk tidak bepergian ke luar daerah. Selain sudah ada koordinasi tokoh agama untuk menghentikan kegiatan keagamaan yang melibatkan jemaat. (mg33)

Catatan Admin:

Berita ini mengalami revisi pada data ODP untuk Kota Kupang. Sebelumnya tertulis 18 orang, mengalami perubahan data menjadi 34 orang. Demikian perbaikan, terima kasih.

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top