Sinode GMIT Imbau Kebaktian Minggu Berlangsung dari Rumah, Ditandai Bunyi Lonceng Gereja | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sinode GMIT Imbau Kebaktian Minggu Berlangsung dari Rumah, Ditandai Bunyi Lonceng Gereja


Ketua MS-GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon. (FOTO: Dok. TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Sinode GMIT Imbau Kebaktian Minggu Berlangsung dari Rumah, Ditandai Bunyi Lonceng Gereja


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (MS-GMIT) mengimbau umat kristiani di lingkungan GMIT, baik di NTT, NTB, Surabaya dan Batam, agar melaksanakan ibadah minggu dari rumah masing-masing. Imbauan ini menyusul merebaknya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia.

Ketua MS GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon sebagaimana dikutip dari laman sinodegmit.or.id, Sabtu (21/3) menyebutkan, imbauan ini guna memutus mata rantai penularan virus Corona, sehingga seluruh jemaat GMIT agar seluruh aktifitas ibadah dilakukan di rumah masing-masing. Imbauan ini berlaku mulai tanggal 20 Maret sampai 31 Maret 2020. Penetapan rentang waktu tersebut bersifat tentatif dan akan ditinjau sesuai perkembangan situasi.

“Mempertimbangkan hasil diskusi dengan sejumlah pihak yang berkompeten terkait pandemi virus Korona, Majelis Sinode GMIT memutuskan kebaktian minggu maupun ibadah rumah tangga mulai tanggal 20 Maret sampai 31 Maret 2020, kami minta berlangsung di rumah masing-masing,” tandas Pdt. Dr. Mery Kolimon.

Menurut Pdt. Mery, untuk kelancaran kebaktian minggu di rumah-rumah jemaat, Majelis Sinode GMIT telah menyiapkan liturgi dan khotbah. Jam kebaktian minggu dilaksanakan secara serentak ditandai dengan bunyi lonceng gereja. (liturgi dan khotbah dapat diakses di link ini: http://sinodegmit.or.id/sesal-kemudian-tiada-berguna-khotbah-minggu-sengsara-v/ dan http://sinodegmit.or.id/liturgi-minggu-sengsara/)

Sementara bagi jemaat-jemaat yang masih menyelenggarakan kebaktian minggu maupun ibadah rumah tangga, demikian Pdt. Mery, wajib mengikuti protokol pemerintah tentang social distancing (jarak sosial).

Dikatakan, sebagai komunitas beriman Majelis Sinode GMIT meminta setiap keluarga untuk melakukan doa serentak setiap jam 9 malam di rumah masing-masing.

“Kita berdoa dan memohon kepada Allah yang di dalam Yesus Kristus Putera-Nya telah memenangkan kuasa sakit penyakit, maut, dan kehancuran. Dalam iman, kita percaya wabah ini akan berlalu dan kita dipakai Tuhan untuk turut memutuskan rantai penularannya melalui hidup yang sehat. Untuk itu, kami berharap agar jemaat tidak hilang pengharapan dan tetap optimis,” pesan Pdt. Dr. Mery Kolimon. (*/aln)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top