Sudah 450 Orang Positif Korona di Indonesia, 38 Meninggal, 20 Sembuh | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sudah 450 Orang Positif Korona di Indonesia, 38 Meninggal, 20 Sembuh


Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto (FOTO: Dok. BNPB)

NASIONAL

Sudah 450 Orang Positif Korona di Indonesia, 38 Meninggal, 20 Sembuh


1 WNI Meninggal di Singapura

JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Jumlah pengidap virus Korona di Indonesia terus bertambah. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto mengatakan bahwa per Sabtu (21/3), jumlah orang yang dinyatakan poisitif Korona atau Covid-19 berjumlah 450 orang.

Penambahan itu disebabkan oleh adanya 81 orang pasien baru yang dinyatakan positif Covid-19. “Sehingga total kasus ada 450 orang,” ujar jubir yang akrab disapa Yuri ini, Sabtu (21/3).

Yuri menambakan, jumlah angka kematian akibat Covid-19 juga masih terus bertambah. Sampai hari ini, jumlah pasien yang meninggal sudah mencapai 38 orang. “Ada tambahan enam orang (yang meninggal, Red),” katanya.

Kendati demikian, jumlah pasien yang sembuh dari virus Korona juga menunjukkan kenaikan. “Penambahan jumlah kasus negatif ada empat orang. Hingga yang dinyatakan sembuh totalnya ada 20 orang,” katanya.

1 WNI Meninggal di Singapura

Sementara itu, seorang pasien positif korona di Singapura meninggal dunia. Diketahui pasien tersebut adalah warga negara Indonesia (WNI).

Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha menyebutkan, WNI yang meninggal di Singapura itu karena terinfeksi Covid-19. Usianya 64 tahun, berjenis kelamin laki-laki.

“Seorang WNI terinfeksi Covid-19 yang selama ini dirawat di Singarupa telah meninggal dunia,” ujar Judha kepada JawaPos.com, Sabtu (21/3).

Judha mengatakan, WNI tersebut meninggal hari ini, Sabtu? (21/3). Kini Kementerian Kesehatan Singapura telah memberikan kontak informasi kepada keluarga WNI tersebut.

Hal itu ?itu dilakukan jika pihak keluarga memerlukan bantuan untuk pengurusan atau pemulasaran jenazah yang meninggal tersebut.

“Sesuai peraturan mengenai privasi KBRI Singapura melalui Ministry of Health Singapura telah memberikan kontak KBRI kepada pihak keluarga,” katanya. (JawaPos.com)

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top