50 Calon Wisudawan FE UKAW Ikut Pelatihan Jurnalistik | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

50 Calon Wisudawan FE UKAW Ikut Pelatihan Jurnalistik


FOTO BERSAMA. Para peserta pelatihan jurnalistik foto bersama Wakil Rektor I UKAW Kupang, Dr. Magdalena Ngongo, M.Pd, penanggungjawab kegiatan, Nani Benu, S.Pd, M.Pd, dan narasumber usai kegiatan di kampus UKAW Kupang. (FOTO: Istimewa)

PENDIDIKAN

50 Calon Wisudawan FE UKAW Ikut Pelatihan Jurnalistik


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 50 mahasiswa calon wisudawan dari Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang mengikuti pelatihan jurnalistik yang diadakan kampus itu awal Maret lalu.

Pelatihan yang berlangsung di gedung Kampus UKAW Ruang O6 itu diikuti mahasiswa FE UKAW Program Studi (Prodi) Akuntansi dan Manajemen, dengan menghadirkan narasumber jurnalis Timor Express yang juga Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang. Wakil Rektor I UKAW Kupang, Dr. Magdalena Ngongo, M.Pd hadir dan memantau langsung kegiatan pelatihan tersebut.

Kepala tim penulis mahasiswa FE UKAW, Magdalena Ngongo mengatakan bahwa, pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membekali para calon wisudawan dengan ketrampilan tambahan selain bidang ilmu yang dipelajari selama dibangku kuliah. Dengan demikian, lanjutnya, para mahasiswa ini setelah tamat nanti, tidak cuma memiliki ijazah dari perguruan tinggi tempatnya menimba ilmu, namun ada semacam sertifikat ketrampilan sebagai pendamping bagi mahasiswa setelah wisuda.

Hal tak jauh beda juga diungkapkan penanggungjawab kegiatan pelatihan jurnalistik, Nani Benu, S.Pd., M.Pd. Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kepada calon wisudawan UKAW, juga sebagai salah satu syarat memperoleh Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bagi kebutuhan alumni UKAW saat berada di dunia kerja.

“Untuk para mahasiswa yang mau wisuda, untuk dapat SKPI, kita berikan pilihan untuk ikut salah satu dari dua kegiatan yang disiapkan kampus, yakni pelatihan jurnalistik atau public speaking. Jadi ada yang pilih public speaking, ada yang ikut pelatihan jurnalistik,” ungkap dosenn FKIP UKAW ini.

Sementara Marthen Bana dalam paparannnya bertajuk “Teknik Dasar Menulis Berita” menekankan pentingnya akurasi data dan fakta saat melakukan peliputan dan menulis berita. Pasalnya, seorang jurnalis atau wartawan sesuai ketentuan perundang-undangan (UU Pers No.40 Tahun 1999) dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) mengatur dengan jelas bahwa wartawan dilarang membuat berita bohong atau membohongi publik dengan pemberitaan.

Karena itu, Marthen menekankan bahwa ketika melakukan peliputan, hal yang harus mendapat perhatian adalah bagaimana melakukan peliputan di lapangan, turun langsung ke sumber berita, menggali fakta, teknik dan sikap saat mewawancarai narasumber, riset data/dokumen, hingga teknik penulisan berita.

Pelatihan ini mendapat respon positif para peserta. “Kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada UKAW karena dengan adanya pelatihan ini dapat menambah wawasan bagi mahasiswa UKAW dimana mahasiswa yang lulus di UKAW tidak hanya mendapat ilmu pada bidangnya, tetapi mengetahui juga bidang lain seperti ilmu jurnaliatik ini,” ungkap Maria Dionesia Mau, calon wisudawan dari Prodi Akuntansi, FE UKAW ini. (tim/aln)

TIM PENYUSUN:
Jerista M. D. Asbanu, Maria Dionesia Mau, Monika Gabriela Manehat, Theresia Eno Hoó, Rogert Ed. Z. Mesakh, Asnath B. Woriwun, Benyamin A. Bolibain, Anton D. Olang, Yasintus Patuk, Maria Soli Newara, Hanita Lodo, Adrianus B. Bagu.

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top