Warga Malaka yang Pulang dari Daerah Terinfeksi Covid-19, Direktur RSUPP Betun Ingatkan Hal Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Warga Malaka yang Pulang dari Daerah Terinfeksi Covid-19, Direktur RSUPP Betun Ingatkan Hal Ini


Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie. (FOTO: Pisto Bere/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Warga Malaka yang Pulang dari Daerah Terinfeksi Covid-19, Direktur RSUPP Betun Ingatkan Hal Ini


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Direktur Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, mengingatkan sejumlah hal yang harus diperhatikan masyarakat Malaka guna mencegah penyebaran penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Khusus bagi warga Malaka yang baru kembali dari daerah lain atau luar negeri yang wilayahnya sudah positif Covid-19 diingatkan agar segara ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan.

“Semakin cepat melapor dan memeriksakan diri maka kita bisa mencegah penyebaran bahkan menghindari ancaman kematian akibat terpapar virus ini,” Ungkap dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie saat ditemui Timor Express, di Betun, Kamis (18/3). “Jadi apabila ada sanak keluarga yang baru pulang dari luar Malaka segera disuruh ke rumah sakit untuk lakukan pemeriksaan. Tidak boleh kontak dengan orang banyak selama 14 hari. Kalau ada gejala demam, batuk dan sesak napas, maka segeralah ke rumah sakit,” tegasnya.

Dokter Oktelin mengingatkan hal ini lantaran pihaknya mendapat informasi ada beberapa orang yang baru tiba di Malaka dengan keluhan sakit.

“Semoga di Kabupaten Malaka semua baik-baik saja dan bagi masyarakat merasa sakit demam, batuk dan flu segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit,” ungkap salah seorang warga Malaka, Evanggeni Bustan saat ditemui media ini Kamis (19/3) malam.

Menurutnya, apa yang disampaikan Direktur RSUPP Betun demi kebaikan seluruh warga Malaka, sehingga bila perlu hukumnya wajib demi kenyamanan bersama dan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Kita harus mengikuti apa yang disampaikan oleh pihak rumah sakit, sebab mereka yang lebih tau tentang virus Korona ini,” ungkapnya.

Sementara itu, guna mencegah penyebaran virus mematikan ini, Pemkab Malaka telah menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur NTT, Viktor Bungtillu Laiskodat yang meminta semua Bupati/Walikota meliburkan seluruh peserta didik mulai Jumat (20/3) hingga tanggal 6 April 2020 mendatang.

Bupati Malaka, dr. Stef Bria Seran, MPH mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti edaran gubernur dengan meliburkan seluruh siswa di Malaka.

”Tidak usah takut berlebihan. Anak-anak bukan diliburkan tetapi belajar di rumah. Jadi diharapkan orang tua mengawasi anaknya supaya pada saat jam sekolah belajar dan baca buku di rumah, bukan pergi bermain,” tegasnya.

Terkait jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), menurut dr. Stef, waktu kerjanya diatur supaya tidak banyak yang ke kantor. Kepada setiap Kepala Dinas atau pimpinan OPD agar bisa mengatur pegawai yang masuk kantor secara bergantian demi menghindari berkumpulnya banyak orang dalam satu tempat.

“Harus diatur supaya tidak banyak orang berkumpul pada satu tempat. Itu misinya. Ini bukan libur tetapi diatur supaya tidak banyak orang berkumpul pada satu tempat. Bila dibutuhkan ASN harus datang memberikan pelayanan,” katanya. (mg30)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top