Empat WNTL Sudah Dideportasi ke Negaranya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Empat WNTL Sudah Dideportasi ke Negaranya


DEPORTASI. Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno saat membawa empat WNTL untuk diserahkan ke pihak Imigrasi di PLBN Motamasin guna pendeportasian kembali ke negara asalnya, Rabu (25/3). (FOTO: Pisto Bere/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Empat WNTL Sudah Dideportasi ke Negaranya


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Karena tak mengindahkan pemberlakuan penutupan perbatasan yang dilakukan pemerintah Indonesia dan Negara Timor Leste, keempat Warga Negara Timor Leste (WNTL) yang memasuki wilayah Kabupaten Malaka secara ilegal akhirnya dideportasi, Rabu (25/3). Empat pelintas batas ilegal itu dideportasi pihak Imigrasi dengan pengawalan aparat Polres Malaka.

“Ini merupakan bukti keseriusan Polri, PLBN, Imigrasi dan pihak Karantina termasuk Pemerintah Kabupaten Malaka dalam mencegah penyebaran Virus Korona dari negara tetangga masuk ke Indonesia,” ungkap Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno, SH kepada awak media usai mengantar keempat WNTL ke perbatasan, Rabu (25/3).

Menurutnya, pemerintah RI di Jakarta dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT telah mengambil keputusan untuk memperketat pintu-pintu masuk di wilayah perbatasan RI-Timor Leste.

BACA JUGA: Pintu Perbatasan Ditutup, 4 WNTL Nekad Lewat Jalur Tikus, Polres Malaka Langsung Amankan

“Sebagai Kapolres yang wilayah hukumnya berbatasan lansung dengan Timor Leste mendapat arahan khusus untuk memperketat wilayah perbatasan. Berkat kerja sama semua pihak dan hasil laporan masyarakat, kita berhasil mengamankan keempat orang yang memasuki wilayah NTT melalui jalur ilegal dan tanpa dokumen, selanjutnya kita serahkan ke pihak imigrasi agar dikembalikan ke negara asalnya,” jelas Albert.

Albert mengaku, pihaknya akan terus memperketat wilayah perbatasan dengan membangun koordinasi dengan semua pihak agar bersama memantau setiap pelintas batas ilegal demi keamanan dan mencegah masuknya virus korona (Covid-19) di wilayah Indonesia, khususnya di Malaka.

Sementara itu, dr. Herni, tim medis di Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas III Kupang Wilayah Kerja PBD Metamauk, PLBN Motamasin, menjelaskan, bahwa hasil pemeriksaan keempat orang pelintas batas ilegal asal Timor Leste ini untuk sementara bebas Covid-19. Namun agar tidak terjadi peyebaran informasi yang meresahkan, keempat WNTL tersebut diserahkan ke petugas Imigrasi untuk dideportasi ke negara asalnya. (mg30)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top