Hadang Virus Korona, PMI Matim Semprot Disinfektan di Kantor Bupati dan Area Publik | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hadang Virus Korona, PMI Matim Semprot Disinfektan di Kantor Bupati dan Area Publik


ANTISIPASI COVID-19. Petugas dari PMI Matim tampak menyemprotkan disinfektan di ruang keja Bupati Matim, Agas Andreas, Rabu (25/3). (FOTO: Fansi Runggat/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Hadang Virus Korona, PMI Matim Semprot Disinfektan di Kantor Bupati dan Area Publik


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Merebaknya kasus virus korona (Covid-19) di Indonesia, membuat Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) melakukan upaya pencegahan dengan melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah kantor pelayanan publik. Termasuk sejumlah kendaraan dan rumah jabatan (Rujab).

Terpantau TIMEXKUPANG.com, Rabu (25/3) siang, anggota PMI Matim, membawa alat semprot dan dilengkapi alat pelindung diri (APD) melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Bupati Matim di Lehong. Mulai dari pintu masuk, ruangan resepsionis, ruang kerja, ruangan rapat, dan aula. Seluruh area bangunan kantor bupati tak luput dari semprotan disinfektan.

Semua kursi yang ada di ruangan, toilet juga disemprot. Tidak hanya itu, ruangan kerja Bupati, Agas Andreas, hingga Rujab Bupati, Wakil Bupati, dan Sekertaris Daerah (Sekda), yang beralamat di Golo Lada, Kelurahan Rana Loba, juga turut disemprot desinfektan.

“Kegiatan penyemprotan disinfektan ini guna mendukung Pemkab Matim dalam upaya percepatan penanganan wabah virus korona atau Covid-19. Semua Rujab Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda, sudah disemprot disinfektan,” kata Ketua PMI Matim, Theresia Wisang, kepada TIMEXKUPANG.com, Rabu (25/3).

Menurut Theresia, PMI bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Matim, untuk melakukan penyemprotan disinfektan pada sejumlah kendaraan dinas. Bahkan di pintu masuk atau perbatasan antar kabupaten, PMI bersama Pemkab Matim juga akan melakukan penyemprotan disinfektan.

“Nanti mobil apa saja yang masuk wilayah Matim, dan juga yang keluar dari wilayah Matim, kita semprot dengan disinfektan. Supaya biar kendaraan yang ada, bebas dari virus korona. Ini langkah PMI dan Pemda Matim untuk antisipasi penyebaran virus korona,” ujarnya.

Selain itu, di area publik atau fasilitas umum seperti pasar, juga akan disemprot dengan cairan yang sama. Sekarang kata Theresia, anggota PMI telah dibagi tugas di sejumlah wilayah kabupaten Matim, untuk melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan.

“Anggota PMI juga mengedukasi warga soal pola hidup sehat, serta ajak warga tetap tinggal dalam rumah. Kami tentu mengajak masyarakat untuk patut mengikuti imbauan pemerintah demi meminimalisir penyebaran virus tersebut. Mudah-mudahan wabah virus Corona secepatnya berakhir. Kami selalu ajak semua pihak, mari kita bersemangat melakukan pencegahan terhadap virus ini,” ungkap Theresia.

Sekda Matim, Boni Hasudungan, kepada media ini mengatakan, Pemda sudah membentuk pasukan khusus yang dinamai tim reaksi cepat pencegahan virus korona.

Tim yang dibentuk itu telah bekerja untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus korona. Salah satu kegiatanya yang sudah dijalankan, sosialisasi pencegahan kepada masyarakat.

“Setiap desa, dilakukan langkah pemantauan terhadap warga yang diketahui baru pulang dari luar daerah. Mulai hari ini juga (Rabu, 25/3) ada tim lain yang melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum. Termasuk fasilitas terminal, pasar, dan  kendaraan,” kata Boni. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top