Putus Mata Rantai Covid-19, Asklin NTT Imbau Pasien Konsultasi Hotline | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Putus Mata Rantai Covid-19, Asklin NTT Imbau Pasien Konsultasi Hotline


Ketua Asosiasi Klinik NTT, dr. Eunike Cahyaningsih. (FOTO: Istimewa)

KABAR FLOBAMORATA

Putus Mata Rantai Covid-19, Asklin NTT Imbau Pasien Konsultasi Hotline


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Ketua Asosiasi Klinik (Asklin) Provinsi NTT, dr. Eunike Cahyaningsih mengimbau pasien semua klinik untuk melakukan konsultasi kesehatan melalui hotline. Konsultasi ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Ia menuturkan, kewaspadaan perlu dilakukan sebab bisa saja pasien yang terindikasi korona berpotensi menyebar saat di atas angkutan kota atau saat berada di klinik. Bahkan bisa mengancam kesehatan para medis.

“Kita imbau pasien klinik untuk konsultasi via telephone. Sehingga kita bisa arahkan jenis penyakit apa bisa langsung ke RSU atau sakitnya ringan kita bisa kasih resep obatnya,” ujarnya kepada Timor Express, Jumat (27/3).

Dokter Eunike mengatakan, pendekatan pelayanan konsultasi hotline sangat efektif. Memudahkan pasien karena biasanya di klinik atau puskesmas terjadi penumpukan pasien walaupun hanya sakit biasa.

Menurut dr. Eunike, setiap klinik di Kupang memiliki nomor hotline yang bisa dihubungi sehingga pasien yg ingin berobat pada masa pandemi Covid-19 ini dapat berkonsultasi lebih dahulu melalui telepon, tidak perlu langsung ke klinik.

Ia juga mengimbau masyarakat NTT, agar membatasi kegiatan di luar rumah. Mencuci tangan dengan air mengalir memakai sabun dan melakukan isolasi mandiri di dalam rumah saja selama 14 hari apabila baru kembali dari daerah yang terpapar korona.

Sementara Anggota Komisi V DPRD NTT, dr. Christian Widodo, mengapresiasi sikap yang dilakukan Asklin NTT yang sudah mengedukasi masyarakat. Manfaatkan waktu seefektif mungkin. Sebab lembaga BPJS sudah ada kebijakan untuk bisa dilakukan pelayanan konsultasi hotline dan hotline nomor antrian.

Dikatakan, pelayanan fasilitas kesehatan kelas satu seperti Klinik dan Puskesmas, sudah diatur jam pelayanan mininal 6 jam. Sehingga waktu yang tersedia bisa dibagi porsi untuk tatap muka dan konsultasi hotline termasuk pengambilan nomor antrian.

“Pelayanan hotline lebih efektif, untuk cegah Covid-19. Jam konsultasi tinggal diatur bisa lewat hotline bisa juga tatap muka. Kalau sakit ringan tinggal saja ada saran resep dokter,” tandasnya.

Dokter Christian berharap kedepan bila pelayanan berjalan normal tentu bukan saja kasus Covid-19, tetapi pelayanan hotline bisa berlanjut untuk kedepannya.

Ia mengatakan, dengan konsultasi hotline bisa mencegah penularan Covid-19. Bila tidak waspada bisa menularkan ke keluarga yang sehat termasuk tenaga medis. “Prinsipnya bisa menjaga keselamatan semua orang,” pungkas dr. Christian. (mg33/aln)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top