Anggota F-PD DPRD Malaka Serahkan Bantuan APD ke RSPP Betun | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Anggota F-PD DPRD Malaka Serahkan Bantuan APD ke RSPP Betun


BANTU APD. Plt. Ketua Partai Demokrat Malaka, Marius Boko (kiri) saat menyerahkan APD bagi RSPP Betun yang diterima Ketua Komite Medik rumah sakit itu, dr. Anjelina Tula Bai di Betun, Jumat (27/3). (FOTO: Pisto Bere/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Anggota F-PD DPRD Malaka Serahkan Bantuan APD ke RSPP Betun


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Anggota DPRD Kabupaten Malaka, Fraksi Partai Demokrat (F-PD), Marius Boko memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) ke Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun.

“Saya menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) buat RSUPP Betun, berupa, sepatu boot 2 pasang, handschoen steril 1 box, masker N95 10 buah dan baju APD 2 stel. Semoga dengan bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi tim kesehatan dalam saat bertugas menangani pasien Covid-19 di Malaka,” ungkap Marius kepada TIMEXKUPANG.com, Jumat (27/3).

Menurut Marius, sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Partai Demokrat Malaka, dirinya menyerahkan bantuan ini mewakili pengurus dan seluruh kader/simpatisan Partai Demokrat di Malaka dengan tujuan menggerakan semua elemen masyarakat untuk mulai berpikir saling membantu untuk bersama mengatasi penyerbaran virus korona di Indonesia, khususnya di Malaka.

“Apa yang Partai Demokrat lakukan ini merupakan bentuk tindaklanjut intruksi Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang meminta seluruh pengurus dan kader Demokrat di seluruh Indonesia ikut memberi perhatian serius terhadap upaya pencegahan penyebaran virus korona,” ungkapnya.

Marius mengaku bahwa bantuan yang diberikan itu masih terbatas, karena pihaknya sudah berusaha untuk mendapatkan lebih dari yang diberikan itu namun barang yang dicari sudah langka sehingga yang diperoleh sangat terbatas.

Ia berharap, dengan adanya bantuan ini bisa membantu RSUPP Betun menggunakan dengan baik, demi melindungi diri saat mengatasi pasien yang terindikasi Covid-19.

“Semoga dengan bantuan saya hari ini, teman-teman mereka bisa bergerak untuk membantu walaupun dengan cara lain,” kata Marius.

Direktur RSUPP Betun, dr Oktelin Kurniawati Kaswadie, saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih atas bantuan APD tersebut.
“Ini merupakan atensi bagi kami tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19 ini. APD ini sangat penting untuk para tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan karena hanya dengan APD inilah kami bisa mencegah penularan virus korona ke tubuh kami meskipun banyak juga dokter dan perawat yg akhirnya harus meregang nyawa karena virus ini,” ungkapnya.

Dokter Oktelin mengakui bahwa persediaan APD di RSUPP Betun sudah menipis. “Memang ada beberapa yang masih kami pesan tapi belum datang dan bahkan ada yang stoknya kosong secara nasional. Kalaupun stoknya ada tapi harganya selangit. Padahal kami harus bekerja menggunakan APD yang terstandar karena harus melayani pasien-pasien yang kita tidak tahu apakah sudah membawa Covid-19 atau tidak,” bebernya.

Menurutnya, sebelum bantuan anggota DPRD Malaka Fraksi Demokrat, pihaknya juga sudah menerima bantuan dua pekan lalu berupa 100 box masker bedah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka. Namun sekarang stoknya juga sudah mulai berkurang.

Dikatakan, hari ini juga (27/3) ada bantuan APD dari Pemerintah Pusat yang didistribusi lewat pemerintah provinsi yang akan tiba di RSPP Betun.
Dirinya berharap, semoga banyak donatur yang tergerak hati untuk membantu APD bagi tenaga medis.

Dokter Oktelin juga mengimbau masyarakat agar tetap di rumah saja. “Biarkan Kami saja yg bekerja. Dengan Anda berada di rumah maka Anda tidak perlu menggunakan APD yang seharusnya tidak perlu Anda gunakan jika tidak sakit. Supaya stok APD tersebut untuk kami yang memang membutuhkan,” pungkasnya.

Ketua Komite Medik mewakili Manejemen RSUPP Betun, dr. Anjelina Tula Bai, kepada Timor Express usai menerima bantuan APD menyampaikan terimakasih banyak atas sumbangan yang diberikan.

“Sebenarnya APD ini kami miliki semua, cuma dipakai setiap hari dan harus memiliki stok yang banyak sehingga bisa terus kami pakai, agar tidak kurang APD yang menimbulkan penularan kepada tim medis,” katanya. (mg30)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top