Pemkab Malaka Siapkan Rp 16 M untuk Tangani Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkab Malaka Siapkan Rp 16 M untuk Tangani Covid-19


Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (FOTO: Marthen Bana/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pemkab Malaka Siapkan Rp 16 M untuk Tangani Covid-19


Tindaklanjuti Instruksi Presiden dan Mendagri

BETUN, TIMEXKUPANG.com-Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH mengatakan, pihaknya sementara mempersiapkan dana lebih kurang Rp 16 miliar yang akan digunakan untuk kepentingan penanganan pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Hal ini merupakan upaya tindaklanjut instruksi Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam penanganan pencegahan pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kabupaten Malaka.

“Bapak Presiden dan Mendagri sudah mengeluarkan instruksi agar dana APBD dialokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19. Alokasi dana itu harus sesuai dengan ketentuan yang ada namun tetap efisien, efektif, berdaya guna, dan berhasil guna,” ungkap Bupati Malaka, dr. Stef Bria Seran, MPH kepada Timor Express melalui telepon selulernya, Jumat (27/3).

Menurut dr. Stef, untuk sementara, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kabupaten Malaka dan dinas teknis terkait sudah membuat rancangan anggaran senilai Rp 16 miliar untuk penanganan Covid-19.

“Dari nominal yang ada masih dalam bentuk rancangan yang akan segera dibahas. Setelah mencermati kebutuhan yang diajukan oleh instansi-instansi teknis, akan disesuaikan lagi, bisa bertambah atau berkurang, tergantung kebutuhan,” ujar dr. Stef.

Bupati yang akrab disapa SBS ini juga mengingatkan seluruh masyarakat Malaka agar tetap waspada dalam mengahadapi pandemi Covid-19 dengan menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat, terutama membiasakan selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dengan sesama, hindari perkumpulan orang dalam jumlah yang banyak dan tetap di rumah sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

“Masyarakat jangan panik. Selalu menaati atau mengikuti instruksi dari pemerintah. Semua yang dilakukan pemerintah demi kebaikan bersama,” ujanya.

Penyebaran virus korona ini, demikian dr. Stef, sangat cepat. Kendati demikian perlu ada langkah prefentif dan proteksi diri sehingga wabah yang mematikan bisa teratasi dan cepat berlalu.

Bupati dr. Stef berharap kepada semua lapisan masyarakat Malaka untuk perang melawan Covid-19, tidak hanya aparat Kepolisan, TNI dan tenaga kesehatan termasuk para wartawan untuk memberikan informasi-informasi yang akurat dan valid kepada publik,” tegasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Malaka, Donatus Bere, SH, saat dikonfirmasi media ini, menambahkan, pembahasan anggaran untuk penanganan Covid-19 sudah dibahas TAPD bersama dinas terkait. Sumber anggarannya dari APBD dan DAK fisik. “Anggaran ini nanti digunakan untuk atasi Covid-19 di Kabupaten Malaka,” jelasnya.

Menurut Sekda, dalam rancangan kerja anggaran (RKA) ditingkat TAPD, dialokasikan Rp 11,6 miliar dan itu belum masuk dari dinas terkait, dan sifatnya masih menunggu dari dinas teknis.

“Anggaran yang ditetapkan untuk atasi Covid-19 ini sesuai perintah dari Menteri Keuangan, soal fisik tidak boleh dtender, tapi dana dialihkan untuk tangani Covid-19, dan saya sudah beritahu Kepada ULP untuk tidak boleh tender,” ungkap Donatus sambil menyebutkan, saat ini alokasi untuk RSUPP Betun sebesar Rp 1,7 milliar, dan Dinas Kesehatan sebesar Rp 2,7 miliar.

Kalau melihat kebutuhan dua instansi ini, totalnya hanya Rp 4,4 miliar. Ini belum termasuk usulan dari instansi lainnya. “Alokasi ini sifatnya baru rancangan, yang jelasnya nanti saat penetapan apakah jadi Rp 16 miliar ataukah Rp 4,4 miliar,” pungkasnya. (mg30)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top