Sedia Wastafel di Fasilitas Publik, Ini Cara BLUD SPAM Matim Cegah Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sedia Wastafel di Fasilitas Publik, Ini Cara BLUD SPAM Matim Cegah Covid-19


LAUNCHING. Sekda Boni Hasudungan me-launching tempat cuci tangan yang terletak di Pasar Borong ditandai dengan membuka kran dan mencuci tangan, Jumat (27/3). (FOTO: Fansi Runggat/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Sedia Wastafel di Fasilitas Publik, Ini Cara BLUD SPAM Matim Cegah Covid-19


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Badan Layanan Umum Daerah Sistem Penyediaan Air Minum (BLUD SPAM) Manggarai Timur (Matim) menyediakan wastafel atau tempat cuci tangan di sejumlah tempat umum dalam Kota Borong. Ini merupakan satu langkah pencegahan virus korona (Covid-19).

Terpantau, Jumat (27/3), tempat cuci tangan yang sudah disediakan oleh BLUD SPAM di terminal Borong dan sejumlah titik dalam pasar Borong, di-launching oleh Sekda Matim, Boni Hasudungan bersama Ketua DPRD Matim, Yeremias Dupa. Hadir Kadis PUPR Matim, Yos Marto, dan Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, Ivan Bula. Tampak hadir Kabag Keuangan dan Umum BLUD SPAM Matim, Fransiskus Y. Aga, Kabag Teknik BLUD SPAM, Beo Paulus Yos, Kasubag Komunikasi Pimpinan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Matim, Narsi Baharu, sejumlah Pegawai BLUD SPAM Matim, serta warga penjual di Pasar Borong.

“Pemerintah menyiapkan tempat ini untuk membantu warga menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dengan sabun. Ini salah satu upaya sama-sama memerangi penyebaran virus korona,” ujar Kabag Keuangan dan Umum BLUD SPAM, Fransiskus Y. Aga, kepada TIMEXKUPANG.com usai launching, Jumat (27/3).

Para penjual di pasar Borong dan masyarakat umum, katanya, bisa memanfaatkan sarana yang ada secara gratis. Tentu upaya Pemerintah ini, dilakukan dengan harapan masyarakat pengguna fasilitas umum bisa mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Itu pada saat datang dan meninggalkan fasilitas umum.

Untuk saat ini, BLUD SPAM Matim telah menyediakan empat titik tempat cuci tangan lengkap dengan wastafel, tong air atau tandon berkapasitas 650 liter. Air dan sabun, disediakan oleh Pemda Matim melalui BLUD SPAM. Harapanya, agar masyarakat pengguna bisa menjaga fasilitas yang disediakan dengan baik sehingga bermanfaat bagi orang banyak.

“Saat ini ada Empat tempat cuci tangan. Kami masih utamakan di Terminal dan Pasar Borong. Nanti juga kita akan sediakan di tempat umum lainya. Kami berharap masyarakat dapat menggunakan tempat cuci tangan ini hanya untuk mencuci tangan, bukan digunakan untuk hal lain,” pinta Fransiskus Aga.

Kadis PUPR Matim, Yos Marto, melalui Kabid Cipta Karya Ivan Bula, menjelaskan launching itu dilakukan agar masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang ada sesuai peruntukanya. Dimana Pemda Matim sudah siap didepan untuk membantu masyarakat menghadapi keresahan masyarakat terkait wabah virus korona. “Tempat cuci tangan yang disediakan ini merupakan gerakan antisipasi Pemda untuk masyarakat. Salah satu kunci keberhasilan menghentikan penyebaran Covid-19 yakni menjaga kebersihan warga dengan rutin mencuci tangan. Rencananya akan diadakan lagi tempat cuci tangan untuk ditempatkan di rumah-rumah ibadah dan tempat yang dianggap penting di seputaran kota Borong,” kata Ivan Bula. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top